Suara.com - Joko Widodo baru-baru ini menerima kunjungan dari keluarga Chef Arnold Poernomo di kediamannya di Solo. Dalam momen makan bersama, terjadi perbincangan yang menarik perhatian publik.
Dalam kesempatan itu, anak Chef Arnold tiba-tiba melontarkan sebuah pertanyaan yang tak terduga.
"Orang jahat itu dari mana?" tanyanya dengan polos, seperti dikutip dari video unggahan akun X @Mdy_Asmara1701 pada Kamis (20/2/2025).
Jokowi, yang tampak terkejut dengan pertanyaan tersebut, memberikan jawaban singkat.
"Orang jahat itu dari hati," ucapnya.
Mantan presiden Indonesia ke-7 itu menambahkan, "Kalau baik, nggak jahat."
Jawaban ini kemudian menjadi perbincangan hangat di dunia maya. Netizen pun ramai memberikan komentar yang beragam, mulai dari kritikan tajam hingga sindiran terhadap sang mantan pemimpin negara.
Sejumlah netizen mempertanyakan logika dari jawaban Jokowi. Salah satu komentar yang mendapat banyak perhatian berbunyi, "Logika absurd: Jokowi orang baik karena murah senyum dan ramah."
Baca Juga: Netizen Heboh! Danantara Trending, Sosok Pengawasnya Bikin Kaget
"Kalau begitu, Pablo Escobar juga orang baik, karena sering berbagi dengan rakyat miskin. Bernie Madoff juga baik, karena tampil sopan saat menipu miliaran dolar. Kejahatan bukan soal mimik wajah, tapi dampak dari keputusan dan kebijakan," lanjut komentar tersebut.
Ada pula yang menghubungkan pernyataan tersebut dengan kondisi politik dan ekonomi di Indonesia.
"Saat rakyat susah, utang menggunung, oligarki semakin kuat, sumber daya alam dikuasai asing, dan nepotisme dipelihara, apakah senyum bisa menghapus semuanya?" sindir seorang netizen.
Tak hanya itu, ekspresi mantan Ibu Negara, Iriana Jokowi, juga ikut menjadi sorotan. Beberapa netizen berkomentar bahwa tatapan Iriana saat momen tersebut seakan menunjukkan kekhawatiran akan jawaban sang suami.
"Tatapan Bu Iriana. Takut suaminya salah ngomong kali," tulis seorang netizen.
Di sisi lain, ada juga yang menyindir pertanyaan anak Chef Arnold dengan nada sarkas.
Berita Terkait
-
Viral Video Hadirin Tak Tepuk Tangan Saat Nama Jokowi Disebut, Netizen: Orang Semakin...
-
Resmi Ditahan, Hasto PDIP Ungkit Nama Jokowi: Semoga jadi Momentum KPK Tegakkan Hukum
-
Momen Nama Jokowi Disoraki Saat Sertijab Pramono Anung, Giliran Ahok-Anies Hadirin Tepuk Tangan Meriah
-
Syarat Iriana Jokowi Buat Chef Arnold yang Mau Buka Gerobak Dekat Rumahnya: Nggak Enak...
-
Gagal Romantis, Momen Kocak Jokowi Rangkul Iriana Berakhir Ditolak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo
-
7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?
-
Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?
-
Hasto Wanti-wanti Demokrasi Bisa Mati Tanpa Kudeta Militer, Tanda-tanda Mulai Terlihat
-
Pramono Ancam Cabut Izin Swasta yang Timbun Sampah Ilegal di Jakarta
-
Yusril Minta Polda Jabar Tingkatkan Patroli Usai Polemik Sayembara Tangkap Begal
-
Evolusi Konten GRWM: Dari Sekadar Tutorial Makeup Menjadi Ruang Curhat Paling Relatabel
-
Cak Imin Ajak Semua Parpol Revisi 108 UU demi Wujudkan Prabowonomics