Suara.com - Grup band D'Masiv tengah bersiap mengepakkan sayap lebih lebar ke kancah internasional. Dimulai dengan tampil di ajang Musexpo 2025 di Los Angeles, band asal Ciledug, Tangerang Selatan ini bakal memproduksi album berbahasa Inggris.
Setahun lalu, D'Masiv sudah pernah tampil di Musexpo 2024. Namun saat itu mereka tampil di panggung kecil dan hanya ditonton 20-an orang.
Meskipun dengan penonton yang sedikit, penampilan Rian cs rupanya menarik perhatian para pelaku industri musik di sana. Hingga akhirnya tahun ini mereka punya kesempatan yang lebih besar.
"Akhirnya di tahun ini kita mendapat kesempatan lebih besar. Kita akan perform di panggung yang lebih besar. Dan juga akan melakukan beberapa business meeting juga di sana untuk memutuskan kita berpartner dengan label yang mana," kata Rian D'Masiv dalam konferensi pers di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/2025).
"Di bulan Maret kita akan lebih spesifik soal timeline, kira-kira kapan mulai rekaman, kapan rilis, biaya rekamannya berapa," ucapnya menyambung.
D'Masiv telah menyiapkan 10 materi lagu berbahasa Inggris, yang rencananya akan direkam di Inggris setelah bertemu dengan produser musik yang cocok. Salah satu demo yang sudah disiapkan grup tersebut berjudul Heaven With You.
Rian, Damar, Ray, Dwiki, dan Wahyu sedang mengincar produser yang pernah menang di Grammy Awards.
"Sebenarnya kalau kita mengacu dengan industri musik di sana (Amerika), mereka punya masternya sendiri. Jadi memang biasanya buat menembus pasar global harus ke marketnya dulu. Ya harapannya kita punya market global dulu, ada Amerika, Eropa, Asia, dan lanjut ke Afrika itu bonus," ungkap Rian.
Di sisi lain, go international rupanya sudah menjadi mimpi D'Masiv sejak lama. Bahkan sudah sejak empat tahun lalu, para anggota berpamitan kepada keluarga untuk 'hijrah' ke luar negeri.
Baca Juga: 3 Lagu Hits Ciptaan Rian Ekky Pradipta di Luar d'Masiv, Spesialis Galau!
Dan sejak 2022, D'Masiv sudah berencana membangun karier di Amerika Serikat.
"Sebenarnya dari pertama kali kita nge-band itu kita sudah punya mimpi jadi band yang sukses sih. Empat tahun lalu kita pamit sama keluarga. Sudah ngumpul di rumahku waktu itu, semua istri-istri dan anak-anak kumpul waktu itu ya. Di situ kita bilang 'mau keluar (negeri) ya'," kata Rian.
"Tujuannya memang seperti itu, kita akan bertemu dengan pelaku-pelaku musik yang lebih global, dan setelah ini kita akan berkolaborasi dengan industri yang lebih global lagi. Mungkin pindahnya enggak yang langsung pindah, tapi pasti workshop lama, banyak yang akan kita lakukan," imbuh Ray.
Di sisi lain, D'Masiv juga sudah merapikan strategi untuk menjadi band independen. Mei 2026 akan menjadi tahun terakhirnya bersama Musica Studios, label musik yang menaungi mereka selama 18 tahun belakangan.
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru, D'Masiv Akan Tampil dengan Konsep Magical Night in New York
-
Rian D'Masiv Alami Trauma Imbas Wajah Tersembur Api Saat Manggung
-
Wajah Tersembur Api saat Manggung, Rian D'Masiv Marahi Kru Acara
-
Rian D'MASIV Temukan Kaus Dewa 19 Seharga Rp58 Juta, Langka dan Berusia 20 Tahun
-
Berhenti Nyanyi usai Nyaris Kena Semburan Api, Rian DMASIV Jawab Tundingan Bad Mood
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Ada Ustaz Iseng Chat WA Syekh Ahmad Al Misry di Tengah Kasus Pelecehan, Dibalas Begini
-
Sebelum Viral Seperti Sekarang, Taksi Hijau Sudah Lama Ditolak di Surabaya
-
Teori Ilmiah Alumni ITB, Kaitan Mobil Mogok di Rel dan Kecelakaan KRL Bekasi
-
Usulan Pindah Gerbong Wanita, Menteri PPPA Arifah Fauzi Banjir Kritik: Nyawa Laki-Laki Lebih Murah?
-
Viral Lewat Lagu Die on This Hill, Sienna Spiro Gebrak Panggung The Icon Indonesia Malam Ini
-
Habib Jafar Sebut Korban Kecelakaan KRL Bekasi Mati Syahid
-
Ada Sisi Humanis Hantu Tanpa Kepala di Film The Bell Panggilan untuk Mati
-
Sinopsis Film Verity, Kolaborasi Panas Anne Hathaway dan Dakota Johnson
-
Sinopsis The Generals: Film Politik Korea Bakal Tayang di Netflix, Dibintangi Ji Chang Wook
-
Panggonan Wingit: Teror Hotel Tua di Semarang yang Mengancam Nyawa, Malam Ini di ANTV