Suara.com - Kasus pemerasan terhadap Dokter Reza Gladys membuat Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra ditahan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta sebagai tersangka.
Namun, penahanan terhadap Nikita Mirzani nyatanya tidak membuat sang artis kehilangan dukungan dari orang-orang terdekatnya.
Beberapa sahabat Nikita Mirzani sudah datang membesuknya di tahanan Mapolda Metro Jaya. Lucinta Luna sampai Saipul Jamil hadir langsung untuk memberikan dukungan moral.
Dari sudut pandang Lucinta Luna, Nikita Mirzani adalah orang baik yang mestinya tidak perlu menghabiskan waktu di balik jeruji besi.
"Ya aku tahu banget kak Niki, dia orangnya emang baik. Pokoknya, aku selalu berdoa, aku selalu support," kata Lucinta Luna belum lama ini.
Sementara menurut Saipul Jamil, Nikita Mirzani ketiban apes karena tergoda untuk mencari keuntungan dari Reza Gladys saat meminta ulasan negatif produk skincare-nya dihapus.
"Namanya manusia kan, tiba-tiba mendengar kalimat M (miliar). Siapa sih yang nggak mau, yang nggak tergoda? Hingga akhirnya, tergoda uang itu membawa maut," terang Saipul Jamil pada 10 Maret lalu.
Kekinian, Baim Wong ikut buka suara soal apa yang menimpa Nikita Mirzani dan Mail Syahputra saat ini. Ia sudah menyiapkan rencana untuk datang membesuk Nikita.
Baca Juga: Kini Blak-blakan Masalah Rumah Tangga, Baim Wong: Semua Dukung Paula, Nggak Adil
"Mau, mau," ungkap Baim Wong di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2025).
Kebetulan, Baim Wong memakai jasa Fahmi Bachmid, pengacara yang juga menangani perkara Nikita Mirzani dalam kasus pemerasan terhadap Reza Gladys.
Yang mana untuk membesuk Nikita Mirzani, siapa pun yang ingin datang harus meminta izin dan pendampingan dari Fahmi Bachmid.
"Iya, memang harus izin sama saya," kata Fahmi Bachmid.
Sayang, Baim Wong enggan berbagi informasi lebih banyak tentang kapan dirinya datang ke Mapolda Metro Jaya untuk membesuk Nikita Mirzani.
"Mau dulu aja," kata Baim Wong sambil tersenyum.
Berita Terkait
-
Rieke Kritik Kasasi 'Paket Kilat' Nikita Mirzani, Kejagung Malah Puji: Bagus, Ada Kepastian Hukum
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan
-
Minta Maaf Tanpa Sebut Nama Ruben Onsu, Sarwendah Disemprot Nikita Mirzani
-
Gugatan PMH ke Reza Gladys Ditolak, Nikita Mirzani Gagal Kantongi Rp244 Miliar
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan