Suara.com - Sunan Kalijaga mulai mengkritisi sikap dokter Reza Gladys sebelum berhasil menjebloskan Nikita Mirzani ke dalam penjara.
Rekaman yang diduga dimiliki Reza Gladys menjadi bukti kuat atas kasus dugaan pemerasan ole Nikita dan asistennya, Mail Syahputra.
Asal usul dari rekaman tersebut tidak dipertanyakan oleh Sunan Kalijaga.
Melalui tayangan yang ditampilkan dalam unggahan TikTok @bunda.lumu02, pengacara dari dokter Oky Pratama ini mengkritisi cara rekaman tersebut diambil.
"Anda ini siapa sih? Atau di belakang Anda siapa?" ucap Sunan Kalijaga.
"Kok bisa-bisanya merekam-rekam, merekam-rekam percakapan orang, membuat video, emang Anda siapa?" sambungnya, dilansir Suara.com pada Kamis (13/3/2025).
Menurut pandanga Sunan Kalijaga, dokter Reza Gladys seharusnya tidak memiliki hak untuk merekam apa yang direkamnya yang kemudian menjadi bukti.
"Anda bukan institusi. Anda bukan KPK, kejaksaan, atau POLRI, yang bisa melakukan rekam-rekam begitu," ujar Sunan Kalijaga.
"Apa maksud, tujuannya apa?" tanya Sunan Kalijaga kemudian.
Baca Juga: Razman Tiba-Tiba Pasang Badan dan Siap Bantu Nikita Mirzani: Aku Bukan Musuhmu NM!
Sunan Kalijaga pun mengeluarkan senjata yang biasanya dipakai oleh seorang pengacara, yaitu undang-undang.
"Setahu saya nih, ada lho undang-undang-nya, tidak boleh merekam orang sembarangan tanpa hak, tanpa izin," tegas Sunan Kalijaga.
Namun Sunan Kalijaga seolah menghindar dari apa yang sebenarnya dibicarakan dalam rekaman milik Reza Gladys.
"Jadi, saya nggak mau bicara intisari percakapannya apa, saya cuma mau tanya, ada gak izin kalian untuk merekam-rekam? Ada gak izinnya? Gitu aja," ucap Sunan Kalijaga.
Ancaman pun mulai dilayangkan oleh Sunan Kalijaga sembari menyinggung undang-undang.
"Ada gak? Kalau gak ada, nanti Anda siap-siap mungkin berhadapan dengan pasal-pasal yang dapat menjerat seseorang merekam tanpa hak, tanpa izin," tegas pengacara dokter Oky Pratama ini.
Tag
Berita Terkait
-
Profil Sarah Maria Istri Dokter Oky Pratama, Disorot Usai Video Viral Sang Suami
-
Video Diduga Bersama Laki-Laki Viral, Momen dr Oky Pratama Nangis saat Nikahi Kembali Disorot
-
Video Mesra Oky Pratama dan Pria di Hotel Viral, Cocok dengan Kesaksian Richard Lee dan Isa Zega
-
Terungkap! Sumber Kekayaan Crazy Rich Palembang: Suami Owner Daviena Skincare Kerja Apa?
-
Uya Kuya Dituding Bela Lawan Nikita Mirzani di Kasus Owner Skincare, Publik: Dewan Perwakilan Reza Gladys
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Pemain 402: Rumah Sakit Angker Korea ke Rumah Dukun Lokal, Warna-warni tapi Tetap Menyeramkan
-
Ruben Onsu Kaget Dibilang Anak Pencitraan, Kecewa Lingkungan Sarwendah Bawa Pengaruh Buruk
-
Bio IG Sarwendah Kini Kosong Melompong, Benarkah Ramai Brand Putus Kontrak Akibat Isu Sombong?
-
Air Mata Shanty Pecah, Trailer Film Baru Bawa Kenangan Tentang Ibunya
-
Sinopsis Office Romance: Ketika Aturan Perusahaan Jadi Penghalang Cinta, Baru Merangkak di Netflix
-
Terseret Kasus Penipuan Hanania Travel, Anwar BAB Kembalikan Uang ke Polisi
-
Bukan Gratisan, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid Setor Bukti Bayar Rp200 Juta ke Travel Hanania
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Film Horor 402: Rumah Sakit Angker Korea Hadirkan Ritual Jelangkung dengan Mantra Berbahasa Korea
-
Deretan Artis yang Benar-Benar Jadi Bos Perusahaan, Status CEO Giorgio Antonio Diolok-olok