Suara.com - Sebuah gebrakan baru ditawarkan Dokter Richard Lee dalam dunia kecantikan tanpa operasi plastik. Sayangnya malah menuai beragam komentar termasuk kritikan pedas.
Perawatan barunya ini untuk memperbesar payudara yang banyak diminati sebagian perempuan.
Hal ini diperkenalkan olehnya lewat video bersama sang istri, dr Reni Effendi. Perawatan untuk memperbesar payudara itu dengan metode baru yakni Hollywood Breast Injection.
"Itu treatment yang aku buat untuk gedein payudara. Pada intinya kayak payudara itu kan isinya lemak dan kelenjar. Kalau kelenjar kan enggak bisa jadi gede. Caranya besarin lemaknya," kata dr Richard.
Dia kemudian menjelaskan lebih lanjut tentang lemak dalam payudara yang bisa bertambah jika seseorang menggendut, namun saat kurus akan bisa kempis lagi.
"Nah, ada obat khusus nih yang dimasukin, disuntikin nih di payudara atau di sekitar payudara yang akan merangsang lemaknya nih, jadi lemaknya tambah besar," ujarnya memaparkan.
Dokter kecantikan 39 tahun ini pun menegaskan kalau ini bukan filler sehingga aman digunakan, bahkan tidak menyakitkan.
"Bukan filler, enggak sakit, enggak ada sisanya, enggak ada benda asing sama sekali dan bukan implan," ucap dr Richard Lee berpromosi.
Baca Juga: Kini Ditinggalkan, Ternyata Dulu Sarwendah Peluk Kristen karena Nikah dengan Ruben Onsu
Namun beberapa warganet tetap saja tidak percaya langsung itu akan aman digunakan.
Ada yang sampai menantang dr Richard Lee melakukan treatment tersebut pada istrinya terlebih dahulu untuk membuktikan produk itu aman.
"Dokter jangan korbanin pasien terus coba kasih ke istri aja dulu aklo berhasil baru pasien mengikuti yah biar semua percaya," komentar netizen.
Yang lainnya mengadu ke dr Tompi dan menanyakan apakah yang dikatakan dr Richard Lee benar.
"@dr_tompi gimana nih dokter tanggapan nya?" komentar seorang warganet. "@dr_tompi apa kah benar dok?" kata warganet yang lainnya.
Soalnya warganet masih ada yang mengingat penjelasan dr Tompi tentang treatment memperbesar payudara.
Berita Terkait
-
Kini Ditinggalkan, Ternyata Dulu Sarwendah Peluk Kristen karena Nikah dengan Ruben Onsu
-
dr Richard Lee Ngaku Ateis sebelum Mualaf, Pendeta Gilbert Tetap Undang Isi Acara Gereja
-
Doktif Tuntut Bukti Richard Lee Sudah Disunat: Apakah Laki-Laki Harus Langsung Khitan Usai Mualaf?
-
Mualaf, Richard Lee Dipaksa Doktif Pergi Haji dan Buktikan Sudah Sunat
-
Ayu Aulia Ngaku Jadi Tempat Curhat Ridwan Kamil, Richard Lee Heran: Akrab Banget
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan