Profil Fachry Albar
Fachry Albar merupakan salah satu aktor Indonesia yang dikenal lewat penampilannya yang kuat dan penuh karakter.
Fachry lahir pada 15 November 1981 di Jakarta. Ia tumbuh dalam lingkungan yang lekat dengan dunia seni.
Fachry Albar adalah putra dari rocker legendaris Indonesia, Ahmad Albar, vokalis grup musik God Bless, dan aktris Rini S. Bono.
Maka jangan geran kalau darah seni begitu kental mengalir dalam dirinya.
FachryAlbar mengawali karier di industri hiburan sebagai model sebelum akhirnya merambah dunia seni peran.
Debut aktingnya di layar lebar dimulai pada awal 2000-an, dan sejak itu ia terus menunjukkan bakat akting yang luar biasa dalam berbagai genre film.
Karakternya yang intens dan penampilannya yang khas membuatnya mudah dikenali dan memiliki tempat tersendiri di hati para penikmat film tanah air.
Salah satu film yang melambungkan namanya adalah Alexandria (2005), di mana ia berperan bersama Julie Estelle dan Marcel Chandrawinata.
Baca Juga: Mengintip Kekayaan Fachri Albar, Tersandung Kasus Narkoba untuk Ketiga Kalinya
Penampilannya di film ini menarik perhatian karena kemampuan aktingnya yang natural dan emosional. Sejak saat itu, Fachrymulai dipercaya untuk mengisi berbagai peran penting di film-film drama, thriller, hingga horor.
Setelahnya, Fachryterus berkiprah di dunia akting. Film-film yang dibintanginya antara lain Kala (2007) karya Joko Anwar, Ritual (2012), The Night Comes for Us (2018), hingga Perempuan Tanah Jahanam (2019).
Ia dikenal sebagai aktor yang tak ragu mendalami karakter dan memberikan penampilan totalitas, baik secara fisik maupun emosional.
Fachri Albar bisa dibilang sering memilih peran-peran yang menantang dan tidak biasa.
Karena hal itu, film-film yang dibintangi selalu menarik untuk diikuti.
Fachri bahkan tidak segan bermain dalam film dengan nuansa gelap atau tema-tema psikologis yang berat, yang justru memperlihatkan kualitas aktingnya secara lebih dalam.
Berita Terkait
-
Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar
-
Sudah Legowo, Fachri Albar Terima Vonis 6 Bulan Rehabilitasi Tanpa Banding
-
Kasus Narkoba Ketiga, Fachri Albar Divonis 6 Bulan Rehabilitasi
-
Kasus Narkoba Ketiga, Fachri Albar Dituntut Rehabilitasi 6 Bulan
-
Ada Adegan Panas Wulan Guritno dan Fachri Albar, Ini Sinopsis Film Love Therapy di Prime Video
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng