Suara.com - Pesinetron Della Puspita dan suaminya, Arman Wosi memenuhi panggilan Pengadilan Negeri Bekasi pada Senin, 19 Mei 2025 untuk bermediasi dengan pihak pedangdut Qemil Zain terkait kasus sengketa mobil.
Sebelumnya, Qemil Zain menggugat Della Puspita dan suaminya ke Pengadilan Negeri Bekasi terkait dugaan kerugian atas mobilnya yang saat ini berada di Polres Metro Bekasi.
Della Puspita dan Arman Wosi mengklaim sudah hadir sejak pukul 09.00 WIB, sesuai dengan jadwal mediasi. Namun setelah dua jam mediasi tak kunjung dimulai, mereka memutuskan untuk pulang.
Sebelum pulang, Della Puspita dan Arman Wosi menyatakan dirinya tak akan berdamai dengan Qemil Zain. Menurut Della, dirinya tak bersalah atas kasus sengketa mobil ini.
Sang artis bahkan tak mau menyebut dirinya menghadiri mediasi lantaran merasa tidak bersalah.
"Sekali lagi, aku, dan suami, dan tim lawyer datang bukan untuk mediasi, tapi hanya untuk menghormati panggilan dari pengadilan," kata Della Puspita saat ditemui awak media.
"Kalau perdamaian kan berarti kan kami ada ketakutan atau ada kesalahan kan? Jadi biarkan pengadilan yang memutuskan siapa yang salah, siapa yang benar gitu. Biar aja lanjut, sampai mana sih," timpal Arman Wosi.
Adapun Della Puspita dan Arman Wosi mengaku ogah bertemu langsung dengan Qemil Zain.
"Saya enggak pengin ketemu. Saya enggak pengin ketemu dan enggak mau ketemu. Jadi apa ya, lebih baik ketemu sama yang lebih penting lah daripada urusan kayak begini," tutur Arman.
Baca Juga: Unggah Foto Menggunakan Jilbab Merah, Della Puspita Curhat Dipaksa Suami
Dalam kesempatan tersebut, Arman Wosi juga menyampaikan alasan dirinya dan Della Puspita tak kunjung mengembalikan mobil milik Qemil Zain.
Arman ternyata menunggu itikad baik Qemil untuk menemuinya secara langsung seraya membawa berkas kepemilikan mobil tersebut, yakni BPKB dan bukti pembelian.
Arman mengklaim, pihak Qemil selalu menolak menunjukkan BPKB kepadanya.
"Jadi gini, waktu itu memang mobil itu masih ada sama kita, karena saya menunggu dia (Qemil) membawa BPKB, atau dia lapor polisi. Karena setahu saya secara aturan, ketika orang membuat laporan polisi itu kan harus menunjukkan BPKB," terang Arman.
"Andai pun dia tidak mampu menunjukkan BPKB, tapi dia bisa membuktikan surat dari leasing. Nah pada saat dia minta mobil ke saya, dia enggak bisa lapor polisi dan dia juga tidak bisa menunjukkan BPKB," ucapnya menyambung.
Alih-alih mendatangi Arman Wosi dan Della Puspita sambil menunjukkan BPKB mobil, Qemil Zain malah melayangkan somasi. Ini yang membuat Arman akhirnya menyerahkan mobil tersebut ke polisi pada Maret 2025 lalu.
Berita Terkait
-
Sinetron Tamat Setahun Lebih, Della Puspita Geram Honor Tak Kunjung Dibayar MNC Pictures
-
Anak-Anak Curhat Kesepian, Della Puspita Nangis Sibuk Syuting: Aku Menyesal
-
Kena Tipu Travel Umrah, Della Puspita Malah Disomasi karena Diduga Bawa Kabur Mobil Korban Lain
-
Niat Sejak Lama, Della Puspita Baru Bisa Pensiun dari Panggung Hiburan di Usia 45 Tahun
-
Pensiun Jadi Artis, Della Puspita Lebih Nyaman Bisnis Skincare
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat
-
Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis
-
Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health
-
Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD
-
Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Sensatia Peroleh Persetujuan Dari Cruelty Free International, Perkuat Komitmen Pada Clean Beauty
-
Gudang Amunisi TNI AD di Madiun Meledak, Satu Prajurit Gugur
-
Sayembara Umrah Menteri PU: Politik Klarifikasi di Tengah Tuduhan Nepotisme
-
Klinik Hewan Keliling DKI Resmi Beroperasi, Warga Bisa Akses Layanan Mulai Rp35 Ribu