Sayangnya ketika ditanya perihal Lesti Kejora yang dipolisikan Yoni Dores terkait pelanggaran hak cipta, Denada menolak berkomentar.
Dia beralasan tidak update pemberitaan tersebut.
"Aku nggak tahu permasalahannya, aku juga nggak update. Jadi aku nggak bisa banyak komentar soal itu," terang Denada.
Seperti diketahui, pencipta lagu Yoni Dores resmi mempolisikan pedangdut Lesti Kejora.
Laporan atas dugaan kasus pelanggaran hak cipta tersebut diterima Polda Metro Jaya pada 18 Mei 2025.
Laporan ini dilayangkan Yoni Dores lantaran dirinya merasa kesal melihat Lesti Kejora menyanyikan ulang lagu-lagunya dan mengunggahnya ke YouTube tanpa izin darinya.
Diketahui, lagu-lagu milik Yoni Dores yang diklaim telah dinyanyikan Lesti Kejora berkali-kali tanpa izin, yakni Ada Cinta Bukanlah Kapal, Bagai Ranting Yang Kering, Arjuna Buaya, Buaya Buntung, dan lain-lain.
Atas laporan polisi tersebut, sang biduan kini terancam hukuman pidana maksimal empat tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.
Sebelumnya, Agnez Mo juga dinyatakan kalah dalam gugatan pelanggaran hak cipta yang dilayangkan Ari Bias.
Baca Juga: Yoni Dores Laporkan Lesti Kejora, Heran karena Penyanyi Lain Izin Dulu dan Bayar
Agnez Mo dianggap bersalah setelah membawakan lagu ciptaan Ari Bias, Bilang Saja tanpa izin saat manggung di sejumlah kota.
Imbas kejadian ini, Agnez Mo harus membayar denda senilai Rp 1,5 miliar.
Hingga kini, kasus hak cipta dan royalti lagu memang masih menjadi sorotan. Bahkan Ahmad Dhani membentuk Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia atau AKSI untuk menyuarakan pemberiaan royalti kepada pencipta lagu secara langsung.
Ahmad Dhani cs meminta para penyanyi membayar royalti secara langsung kepada mereka yang menciptakan lagu yang dibawakan saat manggung.
Berita Terkait
-
Rizky Billar Kenang Dikatain Pengangguran, Padahal Dapat 'Easy Money'
-
Sebelum Lapor Polisi, Yoni Dores Berkali-kali Datangi Lesti Kejora Buat Somasi Masalah Lagu
-
6 Poin Kronologi Lesti Kejora Dilaporkan ke Polisi Oleh Yoni Dores, Abaikan Somasi
-
Ahmad Dhani Cs Dipersilakan Usul Sistem Penyaluran Royalti Baru, Tapi Diminta Jangan Bikin Gaduh
-
Judika Tanggapi Soal Yoni Dores Laporkan Lesti Kejora: Bikin Ekosistem Gak Bagus
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Siap Tayang Lebaran 2026, Produksi Danur: The Last Chapter Dibuat Gila-gilaan
-
Perankan Aisyah di Ahlan Singapore, Rebecca Klopper Ungkap Rencana Berhijab di Masa Depan
-
Makin Menawan! 7 Potret Maternity Shoot Aurelie Moeremans di California
-
Pecah Telur! 10 Aktor Perdana Menang Golden Globe Awards
-
Sinopsis Hamnet, Film Drama Terbaik di Ajang Golden Globes 2026
-
Shandy Aulia Tenteng Tas Rp4 Miliar Bikin Ribut, Gigi dan Syahrini Belum Punya?
-
Aulia Sarah Jadi Bidan Ketiban Sial, Film Sengkolo Petaka Satu Suro Kuras Emosi
-
Kaitan Buku Broken Strings Aurelie Moeremans dengan Isu Child Grooming yang Seret Nama Aliando
-
Sinopsis Catch Me If You Can: Drama Kriminal di Netflix yang Masih Layak Dinikmati di 2026
-
Killerman: Liam Hemsworth Jadi Pencuci Uang Amnesia dan Diburu Polisi Korup, Malam Ini di Trans TV