Alhasil, film horor arahan Awi Suryadi ini ditonton oleh 10.061.033 penonton, menjadikannya film Indonesia terlaris sepanjang masa pada saat itu.
Melihat respons positif, MD Pictures merilis versi extended berjudul KKN di Desa Penari: Luwih Dowo, Luwih Medeni pada akhir 2022.
Versi ini menyajikan adegan-adegan tambahan yang lebih menyeramkan dan mendalam, sekaligus mempertegas keseriusan MD Pictures dalam memuaskan para penggemar.
3. Jumbo
Tahun 2025 menghadirkan kejutan besar melalui film animasi Jumbo yang dirilis pada 31 Maret 2025, bertepatan dengan libur Lebaran.
Disutradarai oleh Ryan Adriandhy dan diproduksi oleh Visinema Pictures, Jumbo menjadi bukti bahwa film animasi lokal juga bisa bersaing di kancah nasional.
Dalam waktu singkat, Jumbo berhasil mengumpulkan jutaan penonton dan viral di media sosial.
Di hari ke-7 penayangan, film ini menembus 1 juta penonton, dan hanya butuh 15 hari untuk mencapai angka 4 juta penonton.
Dalam waktu 41 hari, jumlah penonton melewati 9 juta, menyalip banyak film populer lainnya.
Saat ini, Jumbo sudah mencatat 10.009.853 penonton, menjadikannya film animasi terlaris sepanjang masa di Indonesia, mengalahkan Frozen 2.
Baca Juga: Jumbo Resmi Raih 10 Juta Penonton, Selangkah Lagi Salip KKN di Desa Penari
Jumbo bahkan mendekati atau berpotensi menyalip KKN di Desa Penari sebagai film Indonesia dengan jumlah penonton terbanyak.
Keberhasilan Jumbo juga diperkuat dengan distribusi internasional. Film ini dijadwalkan tayang di 17 negara mulai Juni 2025.
Kolaborasi lintas negara dan kota, dari Malang hingga Singapura, turut menjadikan Jumbo sebagai proyek animasi besar yang membanggakan industri kreatif Indonesia.
Kesuksesan ketiga film di atas membuktikan bahwa dengan strategi promosi yang tepat, momentum yang pas, serta kualitas produksi yang tinggi, angka 10 juta penonton bukanlah mimpi.
Kini, tantangannya adalah siapa yang akan menjadi film keempat yang mampu menembus angka ini.
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Antara Ibu, AI, dan Ibu Pertiwi: Menyelami Kedalaman Filosofis Film Esok Tanpa Ibu
-
Anime Whoever Steals This Book: Visual Juara, tapi Ceritanya Kurang Daging
-
Prilly Latuconsina Resmi Mundur dari Sinemaku Pictures, Ini Alasannya!
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Film The American di Netflix, Thriller Sunyi yang Menegangkan
-
Boss Level: Frank Grillo Mati Ratusan Kali demi Selamatkan Dunia, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Pecah! 11 Idol K-Pop Comeback 2026: EXO, BTS hingga BIGBANG
-
Siapa Mikhail Iman? Sosok yang Dicurigai Pacar Baru Ria Ricis
-
Sinopsis A Knight of the Seven Kingdoms, Prekuel dari Game of Thrones
-
Antara Ibu, AI, dan Ibu Pertiwi: Menyelami Kedalaman Filosofis Film Esok Tanpa Ibu
-
3 Karakter Utama Film Korea Sister, Jung Ji So Comeback!
-
Bukan Kejar Harta, Teddy Pardiyana Ungkap Alasan Ajukan Hak Ahli Waris Bintang
-
Nostalgia Tren 2016, 6 Selebritis Tampil Ikonik dengan Kalung Choker dan Jeans Robek
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Film The American di Netflix, Thriller Sunyi yang Menegangkan
-
Park Bo Gum Comeback Main Film Sejarah, Bintangi The Sword: A Legend of the Red Wolf Bareng Joo Won
-
Boss Level: Frank Grillo Mati Ratusan Kali demi Selamatkan Dunia, Malam Ini di Trans TV