Suara.com - Nama Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat kerap menjadi bahan perbincangan publik. Bukan hanya karena gaya komunikasinya yang blak-blakan, tetapi juga karena sederet kebijakan kontroversial yang ia cetuskan.
Dedi dikenal sebagai pemimpin yang berani mengambil langkah-langkah nyentrik dan kontroversial dalam upayanya menata masyarakat.
Gebrakan kebijakannya tidak biasa, bahkan menuai pro dan kontra di tengah masyarakat, mulai dari program vasektomi sebagai solusi kemiskinan hingga ide barak militer untuk mendisiplinkan pelajar.
Berikut adalah deretan kebijakan kontroversial Dedi Mulyadi yang paling menonjol dan menuai banyak perhatian publik
1. Vaksetomi Sebagai Syarat Bansos
Salah satu kebijakan yang paling menuai sorotan adalah wacana menjadikan vasektomi sebagai syarat menerima bantuan sosial bagi pria dengan banyak anak.
Tujuannya adalah untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup.
Namun kebijakan ini menuai kritik tajam karena dinilai melanggar hak asasi manusia dan diskriminatif terhadap warga miskin.
2. Siswa “Bandel” Dikirim ke Barak Miller
Baca Juga: Denny Cagur Ikut Kritik Pendidikan Barak Militer, Dedi Mulyadi: Jangan Sibuk Urusi Saya
Dedi pernah menerapkan kebijakan mengirim siswa yang dianggap bermasalah atau “bandel” ke barak militer untuk diberi pembinaan disiplin.
Langkah ini dianggap sebagai bentuk militerisasi pendidikan dan mengundang perdebatan mengenai efektivitas serta dampaknya terhadap psikologis anak.
3. Larangan Wisuda dan Perpisahan Sekolah
Dalam rangka menghemat pengeluaran orang tua siswa, Dedi mengeluarkan larangan pelaksanaan wisuda dan perpisahan di sekolah tingkat dasar dan menengah.
Ia menilai tradisi tersebut cenderung mengarah ke pemborosan dan tak relevan. Meski didukung sebagian orang tua, kebijakan ini juga dikritik karena dianggap mematikan momen emosional siswa.
4. Larangan Study Tour
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover