"Mereka ingin ada peraturan baru, tapi cara ini tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku," kata Kunto.
Sebagaimana diketahui, sistem direct license yang AKSI gaungkan memicu perpecahan di kalangan penyanyi dan pencipta lagu, karena aturan tersebut belum disahkan pemerintah.
Dalam beberapa kasus, penyanyi jadi diminta membayar performing rights langsung ke pencipta lagu sebelum konser.
Padahal, pihak promotor atau event organizer penyelenggara konser juga sudah diharuskan membayar performing rights ke pencipta lagu yang karyanya dibawakan.
Situasi diperparah dengan langkah beberapa pencipta lagu yang sampai menempuh jalur hukum untuk menuntut ganti rugi ke penyanyi, karena merasa tidak pernah menerima hak performing rights atas karya cipta mereka.
Setelah kasus Agnez Mo dan Ari Bias, kini muncul lagi gugatan terhadap Vidi Aldiano dari pencipta lagu Nuansa Bening, Keenan Nasution dan Rudi Pekerti.
Vidi Aldiano digugat atas 31 aksi panggung yang di dalamnya membawakan lagu Nuansa Bening.
Dianggap merugikan kedua pencipta Nuansa Bening, Vidi Aldiano digugat Rp24,5 miliar sebagai bentuk kompensasi atas hak performing rights yang tidak pernah sampai sejak 2008.
Fenomena itu juga yang sempat disayangkan Kunto Aji lewat tulisannya terdahulu.
Baca Juga: Menerima Daging Kurban dari Non-Muslim, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Akar permasalahan sebenarnya datang dari ketidakmampuan LMKN mendistribusikan performing rights secara merata, dan bukan dari penyanyi yang tidak menghormati pencipta lagunya.
"Ini adalah masalah pemain versus wasit yang curang," tegas Kunto.
Berita Terkait
-
Atta Halilintar Pilih Kurban Belasan Sapi di Pelosok NTT, Alasannya Tuai Pujian
-
Nathalie Holscher Cium Sapi Kurban Jelang Disembelih, Air Mata Penggembala Pecah
-
Sedekah Kurban di 26 Titik Menjadi Cara PNM Teruskan Bentuk Syukur HUT ke-26
-
Wapres Gibran Serahkan Sapi 1 Ton ke Istiqlal, Dagingnya akan Dimasak untuk 2.000 Anak Yatim
-
Dinar Candy Tak Terpancing Emosi Dibilang Beli Hewan Kurban Pakai Uang Haram
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
TXT MOA CON Jepang Bisa Ditonton Live di Bioskop Indonesia, Ini Jadwal dan Harga Tiketnya
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat