"Pas mau keluar, sakit. Saya paksakan berdiri, goyang," tuturnya.
Ustaz Yahya Waloni juga tak tahu apa penyebabnya. Bahkan saat dipindahkan ke Lapas Cipinang, kondisinya tak kunjung membaik.
"Pas masuk ke Cipinang, ngomong nggak karu-karuan. (Kata orang lain) 'ngomong apa ini ustaz'?"
Untungnya, Ustaz Yahya Waloni tak lama menjalani hukuman di penjara. Ia hanya mendekam 5 bulan atas kasus penistaan agama.
Memiliki nama asli Yahya Yopie Waloni, Ustaz Yahya Waloni lahir di Kota Manado, Sulawesi Utara pada 30 November 1970.
Ustaz Yahya Waloni lahir di tengah-tengah keluarga Minahasa yang taat pada agama Kristen.
Dari berbagai sumber disebutkan bahwa Ustaz Yahya Waloni pernah menjabat sebagai Ketua atau Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004.
Sebelum mualaf, ustaz Yahya Waloni terdaftar sebagai pendeta pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.
Terkait proses mualaf, Ustaz Yahya bersama istri memeluk Islam secara sah pada Rabu, 11 Oktober 2006, Pukul 12.00 Wita melalui tuntutan Sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli, Komarudin Sofa.
Baca Juga: Usai Mualaf, Ustaz Yahya Waloni Tak Boleh Masuk Masjid karena Belum Sunat
Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopi Waloni diganti menjadi Muhammad Yahya. Nama istrinya Lusiana diganti menjadi Mutmainnah.
Nama anak-anaknya pun ikut diganti, Silviana diganti menjadi Nur Hidayah, Sarah menjadi Siti Sarah, dan Zakaria tetap menggunakan nama tersebut.
Setelah mualaf dan menjadi penceramah, Ustaz Yahya Waloni mendapat julukan sebagai Ustaz Pansos (Panjat Sosial) dari Denny Siregar.
Ini karena Denny Siregar menganggap Ustaz Yahya Waloni gemar mengangkat teori tentang agamanya dulu sebagai 'jualan' supaya pamornya meningkat di mata umat Islam.
Gaya ceramah Ustaz Yahya Waloni dianggap terlalu keras. Gara-gara itu, ia pun sempat dilaporkan dan dipenjara dalam kasus penistaan agama.
Berita Terkait
-
Ucapan Ustaz Yahya Waloni Tentang Kematian Setahun yang Lalu Jadi Kenyataan
-
Ustaz Yahya Waloni Dibenci Sang Ayah Usai Pindah Agama ke Islam, Alasan Jadi Mualaf Tuai Kontroversi
-
Duka Mendalam: Ustaz Yahya Waloni Wafat saat Jadi Khatib di Makassar
-
Pernah Ajak Ribuan Orang Mualaf, Ustaz Yahya Waloni Sampai Dikeroyok dan Mobilnya Dibakar
-
Tak Kuat Tahan Rasa Sakit di Penjara, Ustaz Yahya Waloni Minta Didoakan Cepat Meninggal
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Curhat Pilu Lula Lahfah ke Keanu Agl Sehari Sebelum Meninggal Dunia: Gue Takut Banget
-
Dispatch Ungkap Rahasia Cha Eun Woo Hindari Pajak Rp230 Miliar, Semua Anggota Keluarga Terlibat
-
Nyesek! Keanu Agl Bongkar Rencana Bareng Lula Lahfah Bulan Depan
-
Momen Haru Wendy Walters di Pemakaman Lula Lahfah, Unggah Foto Kenangan di IG
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"