Hal yang sama juga diterapkan kepada Nikita Mirzani.
“Kalau SOP-nya selama di Rutan Pondok Bambu, dia akan ke Blok Khusus Mapenaling paling lama 1 bulan. Mapenaling adalah masa awal pengenalan lingkungan,” jelas Nebi.
Setelah masa Mapenaling selesai, tahanan akan dipindahkan ke blok yang berisi narapidana lain dan ditempatkan secara kolektif, bukan individual.
Menurut Nebi, Nikita Mirzani pun akan diperlakukan sama.
“Digabung dengan tahanan yang lain. Tidak sendiri. Ini tadi datangnya sudah sekitar tiga orang, mungkin empat orang. Tapi masuk ke kamar itu minimal dua orang dua orang,” tambahnya.
Bantahan Perlakuan Istimewa
Menanggapi isu yang beredar bahwa Nikita mendapatkan perlakuan istimewa atau fasilitas khusus selama ditahan, pihak Rutan membantah keras kabar tersebut.
Nebi Viarleni menegaskan bahwa semua tahanan di Rutan Pondok Bambu diperlakukan setara, tanpa memandang status sosial maupun latar belakang selebritas.
“Tidak ada perlakuan istimewa. Tidak ada permintaan sampai sekarang. Sama saja kita perlakukan dengan warga binaan atau tahanan lain,” ujarnya tegas.
Baca Juga: Nikita Mirzani Masuk Rutan Pondok Bambu dengan Senyuman
Ia menambahkan, sejak tiba di Rutan Pondok Bambu, Nikita Mirzani menunjukkan sikap kooperatif, menjawab semua pertanyaan dari petugas registrasi, dan tidak mengajukan permintaan khusus.
“Dia tetap adalah tahanan, sama hak dan kewajibannya di Rutan Pondok Bambu. Harus seperti itu,” tutup Nebi.
Kesimpulan
Dari statmen tersebut, bisa dipastikan kabar Nikita Mirzani mendapatkan perlakuan istimewa saat ditahan di Rutan Pondok Bambu tidak benar.
Kepala Rutan Pondok Bambu membantah tegas klaim tersebut. Dia pun memastikan Nikita Mirzani menjalani prosedur standar sebagaimana tahanan lainnya, termasuk masa Mapenaling.
Selain itu Nikita Mirzani tidak ditempatkan sendirian, dan tidak mendapat fasilitas khusus.
Berita Terkait
-
Nikita Mirzani Masuk Rutan Pondok Bambu dengan Senyuman
-
Berkas Kasus Pemerasan Dinyatakan Lengkap, Nikita Mirzani Dipindahkan ke Rutan Pondok Bambu
-
Glowing Bak di Red Carpet, Penampilan Nikita Mirzani Saat Pelimpahan ke Kejari Jaksel Bikin Salfok!
-
Mobil Hingga Uang Rp 3 Miliar Milik Nikita Mirzani Disita Imbas Kasus Pemerasan Terhadap Reza Gladys
-
Tangan Nikita Mirzani Tak Diborgol, Pihak Kejaksaan Selidiki Kemungkinan Ada Perlakuan 'Istimewa'
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tangis Ressa Pecah, Berharap Diakui Denada sebagai Anak: Cuma untuk Ketenangan Hati
-
Intip Detail Gaun dan Makeup Ranty Maria saat Pemberkatan Nikah di Bali: Glam in White!
-
Sering Dikirim Kopi, Tissa Biani Bongkar Sifat Dermawan Lucky Element yang Jarang Diketahui Publik
-
Bikin Element Mandiri, Jasa Besar Lucky Widja di Band Diungkap Sahabat
-
Kasus Penggelapan eks Admin Fuji Naik Sidik, Terungkap Ada Dugaan Sindikat Karyawan
-
Pihak Kepolisian Usut Kematian Lula Lahfah dengan Scientific Investigation
-
Sinopsis Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Saat Dendam Lebih Kuat dari Iman
-
Keanu AGL Bongkar Sifat Asli Lula Lahfah: Tulus, Gak Milih-Milih Teman
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki
-
Film Thriller Lawas Terbaik Malam Ini di Trans TV: Ini Alasan Copycat (1995) Wajib Ditonton