Suara.com - Isu kerusakan lingkungan akibat tambang nikel di Raja Ampat, Papua menuai kekhawatiran banyak pihak.
Sejumlah artis dan aktivis lingkungan pun angkat suara. Mereka ramai-ramai menyuarakan kepedulian terhadap nasib lingkungan Raja Ampat melalui kampanye digital bertajuk #SaveRajaAmpat.
Tagar ini menjadi seruan bersama untuk menjaga salah satu ekosistem laut terkaya di dunia dari kerusakan yang lebih parah.
Namun, sebelum informasi kerusakan Raja Ampat ramai diberitakan hingga memunculkan protes publik, artis Cinta Laura ternyata belum lama ini sempat mempromosikan kawasan "surga terakhir di bumi" tersebut kepada figur publik luar negeri saat dirinya menghadiri Cannes Film Festival pada pertengahan Mei lalu.
Momen Cinta Laura menceritakan keindahan Raja Ampat kini viral di media sosial.
"Bakal susah buat aku menceritakan lebih tentang Indonesia ke kamu, tapi jangan cuma pergi ke Bali. Seperti yang banyak diketahui orang, Bali memang pulau yang terkenal banget, padahal sekarang tuh banyak tempat lain (di Indonesia) yang terkenal," kata Cinta Laura dalam video yang diunggah ulang akun TikTok @edu.ran, baru-baru ini.
"Contohnya, ada daerah bernama Labuan Bajo di Indonesia Timur yang punya keindahan geografis luar biasa," ucapnya menyambung.
Artis 31 tahun tersebut kemudian menyebut Raja Ampat, gugusan kepulauan di Papua Barat yang telah lama dikenal sebagai salah satu titik keanekaragaman hayati laut tertinggi di dunia.
"Terus di Papua, tapi bukan Papua Nugini. Ini Papua di Indonesia, ada kepulauan bernama Raja Ampat yang seringkali disebut sehagai salah satu 'surga terakhir' di bumi," tutur Cinta.
Baca Juga: Bahlil Lahadalia Tuding Ada Pihak Asing pada Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat
Tak sampai di sana, Cinta Laura juga mengajak masyarakat global untuk mulai membuka mata terhadap kekayaan alam Indonesia Timur.
"Jadi layak banget buat dikunjungi," ujarnya.
Polemik Tambang Nikel di Raja Ampat
Raja Ampat selama ini dikenal sebagai destinasi wisata eksklusif yang mengandalkan kelestarian alamnya.
Namun belakangan ini, kawasan tersebut tengah menjadi sorotan karena munculnya izin tambang nikel di Pulau Gag, salah satu dari empat pulau utama di Raja Ampat.
Tambang ini dikelola oleh PT Gag Nikel, anak usaha dari PT Aneka Tambang (Antam), yang bekerja sama dengan investor dari Tiongkok.
Berita Terkait
-
Mamat Alkatiri Sudah Lama Peringatkan Soal Aktivitas Tambang di Raja Ampat: Dulu Saya Kena Maki
-
Selamatkan Ekosistem Bekas Tambang Nikel di Raja Ampat dengan Rehabilitasi Holistik
-
Pulau Gag Bergejolak: Pemerintah Hentikan Sementara Tambang Nikel di Raja Ampat
-
Berdiri Sejak Era Soeharto, Perjalanan Panjang PT Gag Nikel Kantongi Izin Tambang di Raja Ampat
-
Perusahaan China Masih Bebas Keruk Raja Ampat, Bahlil Hentikan Operasi Tambang Nikel Milik BUMN
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Bongkar Biaya Jadi Pilot, Ridho Slank Sebut Terbangkan Pesawat Lebih Murah daripada Main Golf
-
Curhat di Threads, Citra Scholastika Soroti Etika Booking Jasa Penyanyi
-
Visinema Studios Meriahkan JFF for Kids 2026 Lewat Nussa, JUMBO, dan Na Willa
-
Intip Benefit Fan Meeting Win Metawin di Jakarta, dari Fan Sign hingga Foto Berdua
-
Kasus Hanania Group: Keanu AGL Penuhi Panggilan, Awkarin Mangkir Tanpa Kabar
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing