Suara.com - Keriuhan di media sosial tentang proyek tambang yang merusak lingkungan di wilayah Raja Ampat pun tak luput dari pengamatan Kristo Immanuel.
Sebagaimana tersaji dalam unggahan akun X pribadinya, Minggu, 8 Juni 2025, Kristo Immanuel membuat video parodi tentang bagaimana proyek pemerintah merusak lingkungan.
Video diawali dengan pernyataan bahwa lokasi yang Kristo Immanuel kunjungi dinilai cocok untuk jadi kawasan wisata.
"Bagus nih tempat nih, buat wisata," ujar Kristo, yang memerankan seorang pemimpin proyek.
Di depan titik berlatar belakang gunung, Kristo Immanuel membuat lelucon tentang pembangunan frame khusus untuk tempat pengunjung mengabadikan foto.
"Nanti di sini bikin frame lope-lope, pakai bunga imitasi. Biar bisa foto-foto, cakep," kata Kristo.
Kristo Immanuel kemudian menyasar area rimbun penuh pepohonan, yang rencananya akan ditebang habis untuk mendirikan hotel.
"Nah, itu, pohon-pohon, babat aja pak. Saya ada temen pengusaha Rusia, entar bangun hotel di situ, 10 atau 15 hektar, aman," jelas Kristo.
Jelang penghujung video, Kristo Immanuel menunjuk area perairan, yang awalnya ingin dimanfaatkan sebagai wahana permainan bagi pengunjung.
Baca Juga: Raja Ampat, Surga Terakhir di Bumi Terancam Akibat Tambang Nikel
"Nah, ini perairan nih, bagus nih. Kita bikin infrastruktur yang cakep," kata Kristo.
Namun, Kristo Immanuel meralat idenya dengan rencana pengeringan wilayah perairan untuk diubah jadi area tambang.
"Eh, nggak jadi deh. Kita keruk aja, buat bikin tambang," ucap Kristo sebelum video berakhir.
Dalam candanya, Kristo Immanuel memberi penjelasan di keteranggan unggahan bahwa video parodi bukan bermaksud menyindir masalah tambang yang saat ini terjadi.
"Cara membuat tempat wisata di negara maju," tulis Kristo.
Cerita kerusakan alam Raja Ampat sendiri pertama dibagikan oleh organisasi pemerhati lingkungan Greenpeace, lewat sebuah unggahan di akun Instagram mereka baru-baru ini.
Berita Terkait
-
Gelombang Kecaman Publik Tolak Tambang Nikel di Raja Ampat, Bahlil Berdalih Kampanye Gelap Asing
-
Melanie Subono: Tambang Ada Cara dan Aturannya!
-
Soal Tambang di Raja Ampat, Kunto Aji Sarankan Greenpeace Ganti Nama dan Singgung Antek Asing
-
Sentilan Keras Sherina Munaf Buat Menteri ESDM dan Kehutanan RI
-
Terungkap! Ini Daftar 5 Perusahaan Pemegang Izin Tambang di Raja Ampat
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Dispatch Ungkap Rahasia Cha Eun Woo Hindari Pajak Rp230 Miliar, Semua Anggota Keluarga Terlibat
-
Nyesek! Keanu Agl Bongkar Rencana Bareng Lula Lahfah Bulan Depan
-
Momen Haru Wendy Walters di Pemakaman Lula Lahfah, Unggah Foto Kenangan di IG
-
Lula Lahfah Mimpi Bertemu Laura Anna sebelum Meninggal, Firasat?
-
Curhatan Lama Lula Lahfah Viral Lagi, Sering Keluhkan Penyakit sejak 2020 hingga Takut Meninggal
-
Judulnya Provokatif, Makna Lagu Debut Bhella Cristy Ternyata tentang Pengkhianatan Cinta yang Dalam
-
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Musik Lewat Konser Spektakuler Dua Delapan
-
Diduga Sindir Lula Lahfah, Pendakwah Kadam Sidik Dituding Tak Berempati
-
Antusias Penonton Warnai Meet & Greet Film "Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?"
-
Produksi Tak Main-Main Film Kuyank, Risiko Kehilangan Miliaran Rupiah saat Syuting di Pedalaman