Suara.com - Pasha Ungu kembali menyuarakan kegelisahannya terhadap konflik royalti di industri musik Tanah Air yang semakin hari dinilai makin ruwet.
Lewat unggahan di akun Instagram-nya, penyanyi yang kini juga menjadi anggota dewan itu menegur keras pihak label yang dinilai terlalu pasif dalam menyikapi konflik yang melibatkan penyanyi dan pencipta lagu.
"Hubungan yang tadinya penuh dengan rasa persaudaraan antar penyanyi, grup vokal, band, dan pencipta lagu semakin kusut dan tidak sehat," tulis Pasha Ungu dalam unggahan tersebut.
Menurutnya, dalam polemik yang menyangkut hak cipta dan royalti, label seharusnya hadir sebagai pihak penengah.
Pasha Ungu mempertanyakan sikap diam para pelaku industri rekaman yang selama ini justru dianggap membiarkan kekisruhan berkembang.
"Kenapa label rekaman tidak ada yang angkat bicara? Terlepas soal regulasi atau aturan, setidaknya label rekaman bisa hadir untuk menjadi penengah dan memberi penjelasan antara dua bersaudara yang sedang berseteru," ujarnya.
Sebagai sosok yang telah lama malang melintang di industri musik, Pasha Ungu menilai bahwa keterlibatan label dalam proses produksi lagu sangat besar.
Label tidak hanya mengetahui proses kontrak antara penyanyi dan pencipta lagu, tetapi juga menjadi penghubung utama antara karya dan penampil.
"Karena kontrak atau kesepakatan atas penggunaan lagu dari pencipta lagu yang lagu-lagunya di bawah naungan label rekaman itu dilaksanakan oleh penyanyi, grup vokal, band di bawah label yang sama. Maka label seharusnya tahu dan ikut bertanggung jawab," imbuhnya.
Baca Juga: Charly Van Houten Tak Wajibkan Penyanyi Bayar Royalti, Bagaimana Nasib Pencipta Lagu yang Miskin?
Untuk menyelesaikan kekisruhan ini, Pasha Ungu mengusulkan agar seluruh pelaku industri musik duduk bersama dalam forum terbuka.
Suami Adelia Wilhelmina itu menyarankan agar diadakan forum diskusi atau sarasehan yang melibatkan penyanyi, pencipta lagu, label, dan pihak terkait lainnya.
"Izin saran kepada yang punya kewenangan, bisa mengundang seluruh pelaku industri—khususnya penyanyi, grup vokal, band, dan pencipta lagu—untuk duduk bersama melalui sarasehan atau forum grup diskusi. Lalu, berikan penjelasan secara paripurna agar dapat dipahami semua pihak," ucap Pasha.
Tak hanya itu, Pasha Ungu juga mengusulkan adanya batas waktu pemberlakuan aturan yang lebih tegas.
Pelantun "Demi Waktu" itu menyarankan agar mulai 1 Juli 2025, setiap penyanyi atau grup yang membawakan lagu orang lain wajib meminta izin terlebih dahulu kepada penciptanya.
"Baik itu melalui pribadi, manajemen, ataupun event organizer (EO) selaku penyelenggara acara. Dan bila tidak dilakukan, maka harus ada konsekuensi hukum baik pidana maupun perdata," tutur Pasha.
Berita Terkait
-
Charly Van Houten Tak Wajibkan Penyanyi Bayar Royalti, Bagaimana Nasib Pencipta Lagu yang Miskin?
-
Rian D'Masiv Minta Promotor Konser Bayar Royalti ke LMK: Biar Gue dan yang Lain Kaya
-
Ogah Ribet, Charly Van Houten Bebaskan Lagunya Dinyanyikan: Tidak Wajib Bayar Royalti
-
Di Tengah Kisruh Royalti, Rhoma Irama Beri Kejutan: Silakan Nyanyi Lagu Saya Sepuasnya
-
Profil Ida Royani, Istri Keenan Nasution yang Sentil Vidi Aldiano Terkenal Berkat Nuansa Bening
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Bea Cukai Rp61,3 Miliar, Amy Qanita Akui Sempat Syok
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Pintu Didobrak Hingga Dibentak Oknum Pejabat, Choky Sitohang Alami Intimidasi
-
Sarwendah Kirim Surat Ajak Ruben Onsu Bertemu, Pengacara Jadwalkan Bulan Depan
-
Yuka Theo dan Niko Junius Bakal Pandu Fan Meeting Win Metawin di Jakarta
-
Kolaborasi dengan Artis Korea Makin Dilirik, KACA 2026 Umumkan Deretan Pemenang
-
Betrand Peto ke Sarwendah: Bun, Pernah Ingat Bagaimana Kalian Hasut Keluargaku di NTT?
-
Lutesha Kehilangan Suara Usai Adegan Kesurupan di Film Cerita Lila
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan