Di luar cibiran pengguna media sosial, aksi pejabat Pati mengundang penyanyi dangdut ke acara resmi juga dinilai tidak patut, karena kontroversi kenaikan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebesar 250 persen.
Sorotan tajam yang datang akhirnya membuat H. Sudewo selaku Bupati Pati buka suara untuk merespons kegaduhan yang ditimbulkan jajarannya.
Diunggah juga oleh akun X @liaasister, Sudewo mengaku dirinya tidak tahu kalau bakal ada penampilan 3 Srigala dalam acara tersebut.
"Atraksi tersebut adalah spontan, dan di luar dugaan saya," kata Sudewo.
Bahkan, Sudewo pribadi terkejut saat menyaksikan dangdut atraksi yang jadi ciri khas 3 Srigala, di tengah kegiatan resmi pemerintah.
"Saya terkejut terhadap atraksi tersebut, yang memang tidak pantas dilakukan di pendopo. Apabila di luar pendopo, silakan, karena memang itu ciri khas 3 Srigala," jelas Sudewo.
Sudewo pun sudah menegur jajarannya yang disebut mengundang 3 Srigala secara diam-diam untuk tampil di acara.
"Setelah acara, saya langsung mengingatkan supaya ke depan tidak ada lagi atraksi tersebut ketika di pendopo," papar Sudewo.
Sebagai penutup, Sudewo mewakili jajarannya menyampaikan permintaan maaf atas keputusan menghadirkan 3 Srigala untuk tampil di acara resmi pemerintah.
"Saya minta maaf, dan terima kasih atas saran, masukan serta hujatannya. Harap dimaklumi, karena ini bagian dari proses untuk kebaikan," ucap Sudewo.
Sayangnya, klarifikasi Bupati Pati tidak membuat publik berhenti melayangkan hujatan.
Malah muncul pertanyaan lain soal pelaksanaan gladi bersih yang mestinya digelar sehari sebelum acara pemerintahan resmi.
"Parah banget, apa nggak ada gladi resik atau rundown acara sebelum tampil?," cibir akun X yang mengunggah isu tersebut.
Berita Terkait
-
Sudewo Jalani Sidang Perdana, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Rp3,8 Miliar
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Eks Bupati Pati Sudewo Didakwa Peras Perangkat Desa Rp2,4 M! Libatkan 3 Kades Demi Kumpulkan Upeti
-
KPK Pindahkan Penahanan Bupati Nonaktif Pati Sudewo ke Rutan Semarang
-
Segera Naik Sidang, KPK Limpahkan Perkara Bupati Pati Sudewo ke Tahap Penuntutan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Giorgio Antonio Dituding Pakai Barang KW, Jam Tangan Mewah Rp3 Miliar Pacar Sarwendah Disorot
-
Nonton Taken Lagi Malam Ini: Misi Liam Neeson Selamatkan Putrinya dalam Waktu 96 Jam
-
Gandeng Bebi Romeo, Duo Antonia Rilis 'Suara Hati' sebagai Simbol Keberanian Perempuan
-
Viral Pacar Sarwendah Diduga Pakai Jam Patek Philippe Palsu, Ini Cara Bedakan Asli dan KW
-
Lawan Stroke dengan Karya, Anggia Novita Debut Jadi Produser OST Film Juminten Edan
-
Membludak! Audisi Miss Indonesia 20th Catat Peningkatan Peserta di Sejumlah Kota
-
Profil dan Pekerjaan Kevin Gusnadi, Pacar Baru Ayu Ting Ting Akhirnya Go Public
-
Jusuf Kalla Sebut Tanah Runtuh Bukan Sekadar Film, Tapi Media Pembelajaran
-
ARTJOG 2026 Angkat Kisah Luka dan Warisan Antar Generasi Melalui Seni
-
Mad World: Kolaborasi Hard Lights dengan Musisi Kelas Dunia Bergaya Techno Crossover