Pernyataan Rieke kali ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Pemerintah Provinsi Aceh dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025.
Dalam keputusan tersebut, keempat pulau yang selama ini dianggap bagian dari Aceh dinyatakan masuk ke wilayah administratif Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Kemendagri beralasan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada letak geografis pulau-pulau yang lebih dekat ke Tapanuli Tengah, serta hasil verifikasi Tim Nasional Pembakuan Rupa Bumi.
Kemendagri juga menyebut bahwa persoalan batas wilayah laut antara Aceh dan Sumut telah berlangsung sejak 1928 dan belum pernah ditetapkan secara final, sehingga penentuan wilayah kini menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Namun Pemerintah Aceh menolak keputusan tersebut. Mereka menyatakan memiliki bukti historis, administratif, dan pelayanan publik yang telah berlangsung lama di pulau-pulau tersebut.
Pemerintah Aceh bahkan mengajukan permintaan revisi koordinat ke Kemendagri dan menyatakan siap menggugat keputusan ini ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menyatakan bahwa penetapan wilayah tersebut mengikuti informasi dari Bupati Tapanuli Tengah.
Meski begitu, Bobby menyatakan kesediaannya untuk berdiskusi ulang dengan Gubernur Aceh dan Kemendagri demi menjaga kondusivitas.
Menantu mantan Presiden Joko Widodo itu juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang berkembang.
Baca Juga: Kemendagri Terbuka Ada Evaluasi hingga Gugatan Hukum soal 4 Pulau Aceh Masuk Wilayah Sumut
Kontributor : Chusnul Chotimah
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Ajak Bahas Kepemilikan 4 Pulau ke Mendagri, Mualem 'Kabur'
-
Muzakir Manaf Ngobrol Bareng Prabowo saat Bertemu di Jakarta, Bahas 4 Pulau yang Dicaplok Sumut?
-
Pemprov Sumut Raih Opini WTP ke-11 Kalinya, Gubernur Bobby Ingatkan OPD Tetap Pertahankan
-
Prabowo Perlu Turun Tangan, Minta Mendagri Batalkan Peralihan Empat Pulau Aceh ke Sumut
-
Menilik Sejarah dan Kondisi 4 Pulau di Aceh yang Kini Masuk Sumut, Cocok Buat Diving-Snorkeling
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga