Dalam Pasal 67 undang-undang tersebut disebutkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk turut serta dalam penyelenggaraan perfilman nasional.
Untuk mendukung dan memperkuat partisipasi tersebut, maka dibentuklah Badan Perfilman Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pasal 68 sebagai representasi masyarakat film dalam pembangunan ekosistem perfilman nasional.
Adapun tugas dan fungsi utama BPI mencakup berbagai kegiatan, antara lain: menyelenggarakan festival film di dalam negeri, berpartisipasi dalam festival film internasional, hingga mendukung pendanaan bagi produksi film-film berkualitas tinggi.
BPI sendiri diketuai oleh Gunawan Paggaru, dan Judith J. Dipodiputro sebagai sekretaris umum.
Sekilas Tentang Festival Film Indonesia (FFI)
FFI merupakan ajang penghargaan bergengsi tahunan yang dipersembahkan untuk insan film Indonesia.
Setiap tahunnya, FFI akan memberikan penghargaan berupa Piala Citra yang diberikan kepada film, aktris, aktor, cerita, sutradara terbaik, dan lain-lain yang terlibat dalam proses pembuatan film.
Kata Citra yang disebut pada nama Piala Citra merupakan judul puisi yang diciptakan oleh Usmar Ismail di Malang pada tanggal 20 September 1943 silam.
Lalu atas inisiatif Usmar Ismail, puisi itu kemudian diubah menjadi lagu oleh Cornel Simanjuntak.
Baca Juga: Dibintangi Acha Septriasa dan Kevin Julio, Film Titip Bunda di Surga-Mu Mulai Syuting Hari Ini
Saat ini, lagu berjudul Citra tersebut digunakan sebagai lagu tema dalam acara Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia.
Piala Citra pertama kali diberikan pada ajang Festival Film Indonesia tahun 1973, yang kala itu diselenggarakan oleh Yayasan Film Indonesia (YFI).
Nama Piala Citra diresmikan oleh Menteri Penerangan Republik Indonesia, Budiardjo, dalam pembukaan Festival Film Indonesia yang berlangsung di Jakarta pada 26 Maret 1973.
Penetapan nama tersebut didasarkan pada keputusan Presiden Soeharto, dengan harapan agar penghargaan ini menjadi simbol kehormatan dalam dunia perfilman.
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Pantas Jadi Box Office, Pemain Blood Brothers: Bara Naga Syuting 26 Jam Demi 1 Adegan Fighting
-
Keisya Levronka Diburu Tuyul di Film Pamali: Tumbal, Adaptasi Game Horor yang Bikin Merinding
-
Rigen Rakelna Kaget Sendiri Saat Film GJLS Dibilang Sarat Kritik Sosial
-
5 Hal yang Bikin Blood Brothers: Bara Naga Jadi Film Box Office di Malaysia
-
Tak Hanya Box Office, Blood Brothers: Bara Naga jadi Film Ke-2 Terlaris Sepanjang Sejarah Malaysia
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Di Pesantren saat Longsor, Santri Ini Harus Terima Kenyataan Pilu Seluruh Keluarga Meninggal
-
Terungkap! Alasan Kim Hye Yoon Bintangi Drakor No Tail To Tell
-
Di Depan Istri, Sahrul Gunawan Sebut Intan Nuraini Mantan Terindah
-
Padahal Tak Mau Punya Anak, Meyden Kini Hamil 3 Bulan
-
Viral Ibu Pemilik Warung Menangis dan Sungkem ke Gus Miftah, Tuai Pro Kontra
-
Dituduh Ahmad Dhani Cari Muka, Maia Estianty Singgung tentang Manusia yang Sibuk Terlihat Baik
-
Kritik Loker di Komdigi, Konten Kreator Abil Sudarman Diterpa Serangan Siber
-
Hanya Hari Ini! Tiket Film Horor Alas Roban Diskon Buy 1 Get 1 Free di M.Tix
-
Betrand Peto Jelaskan Pilihannya Tinggal Bersama Ruben Onsu: Demi Keadilan untuk Ayah
-
Denada Dianggap Menjual Tangis di Acara DMD, Seruan Boikot Menggema