Suara.com - Musisi sekaligus anggota DPR RI Ahmad Dhani kembali jadi sorotan publik usai mengunggah rangkaian video yang memperlihatkan mantan istrinya, Maia Estianty, saat hadir di sebuah podcast.
Dalam unggahan tersebut, Ahmad Dhani menyebut bahwa isi video itu merupakan kumpulan fitnah dan ghibah yang dilontarkan Maia Estianty.
Menurut Dhani, pernyataan Maia dalam podcast itu dianggap telah menyudutkan keluarga barunya, terutama sang istri, Mulan Jameela.
Unggahan video tersebut diklaim sebagai bentuk pembelaan Dhani terhadap kedua anaknya bersama Mulan, Safeea Ahmad dan Ali.
Namun, aksi Ahmad Dhani justru menuai reaksi keras dari warganet hingga seorang psikolog bernama Lita Gading.
Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, @lita.gading, pada Kamis (4/7/2025), Lita memberi pesan menohok untuk pentolan Dewa 19 itu.
“Menurut saya, nggak usahlah kalian seperti itu. Masa lalu biarlah berlalu. Mau dibersihkan seperti apa pun, jejak digital itu sudah tersebar dan tercatat,” ujar Lita dalam video yang ia bagikan.
Psikolog tersebut menilai langkah Ahmad Dhani justru tidak bijak. Alih-alih melindungi anak-anaknya, aksi itu bisa saja memberi luka baru bagi buah hati mereka.
“Kalau tujuannya untuk melindungi anak-anak, sebenarnya yang anda lakukan justru akan melukai mereka lebih dalam. Kalian seperti menanamkan lubang di hati anak-anak sendiri,” kata Lita menambahkan.
Baca Juga: Maia Estianty Klaim Didorong dan Diseret Ahmad Dhani, Kasus Disetop karena Tak Ada Bukti
Ia kemudian mengingatkan Dhani dan Maia bahwa status mereka sebagai publik figur membuat setiap langkah mereka mudah diakses masyarakat.
Karena itu, setiap pernyataan atau tindakan yang menyangkut masa lalu bisa meninggalkan jejak permanen di ruang publik.
“Kalau Anda memang sayang sama anak, terutama yang perempuan, cara seperti ini akan membekas sampai kapan pun. Sanksi sosial itu sangat kuat, apalagi kalian berdua adalah figur publik yang jejak digitalnya sudah menyebar di mana-mana,” tutur Lita.
Di akhir pernyataannya, Lita dengan tegas meminta Ahmad Dhani untuk berhenti melontarkan serangan ke Maia Estianty.
Ia meyakini bahwa jika terus dibiarkan, perseteruan ini hanya akan memperburuk keadaan dan berpotensi memicu konflik baru.
“Dengan Anda terus menyerang Bunda Maia, itu hanya memperkeruh suasana. Tolong berhenti. Jangan lagi mengklarifikasi atau membuat kompilasi yang membuka luka lama. Kasihan Safeea. Kalau Anda memang sayang sama anak, tidak seharusnya dilakukan dengan cara seperti ini,” tegasnya.
Lita juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap Safeea, putri Ahmad Dhani dan Mulan Jameela.
Ia menyebut bahwa Safeea masih dalam usia perkembangan yang rentan dan membutuhkan perhatian penuh dari kedua orang tuanya.
“Saya hanya fokus pada Safeea. Dia masih anak-anak yang butuh bimbingan dan kasih sayang. Membuat kompilasi video seperti itu bukanlah tindakan bijak,” tandasnya.
Unggahan Ahmad Dhani yang menuding Maia sebagai tukang fitnah pun ramai menuai komentar warganet.
Tak sedikit yang sepakat dengan pernyataan Lita Gading dan mengkritik langkah Dhani yang dinilai kurang dewasa.
“Betul dok, jejak digital nggak bisa dihapus. Lebih baik diam dan perbaiki diri. Anak-anak pasti sudah ngerti, dan resiko dari apa yang dilakukan akan ada sanksi sosialnya,” tulis salah satu warganet
“Setuju banget dok @lita.gading,” sambung warganet lainnya.
“Bener kata-kata Bu Lita. Semoga didengar oleh yang bersangkutan,” tambah seorang netizen.
Hingga kini, baik Ahmad Dhani maupun Maia Estianty belum memberikan tanggapan lanjutan terkait polemik yang ramai diperbincangkan publik tersebut.
Berita Terkait
-
Maia Estianty Klaim Didorong dan Diseret Ahmad Dhani, Kasus Disetop karena Tak Ada Bukti
-
Serang Maia Estianty Lagi, Ahmad Dhani Perlihatkan Dokumen Penting Kasus KDRT
-
Ahmad Dhani Bukan Ditegur Partai, Ini Penyebab Video Ucapan Maia yang Dianggap Gibah Hilang
-
Ahmad Dhani Unggah Video Fitnah Maia Estianty Part 2, Kali Ini Bahas KDRT
-
Ahmad Dhani Dinasihati Ustaz Derry Sulaiman Usai Unggah Video Maia: Efeknya Kurang Bagus
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Buruan Serbu! Hari Terakhir Diskon 50 Persen Tiket Nonton di m.tix Spesial HUT BCA
-
Kisah Inspiratif Lipay Xia, dari Titik Terendah hingga Sukses di Dunia Cosplay dan E-Sport
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Kontroversi LPDP Berlanjut, Cindy Fatikasari Ungkap Pindah ke Kanada Tanpa Dana Negara
-
Viral Lagi Tulisan Dwi Sasetyaningtyas Soal Ayah Kandung dan Mertua, Dendam Sushi Saat Hamil Memanas
-
Profil Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM yang Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran 'Rezim Bodoh'
-
Kupas Tuntas Status LPDP Dwi Sasetyaningtyas: Benarkah Negara Membiayai Studinya Hingga ke Oxford?
-
Lebih dari Sekadar Drama Keluarga, Film Titip Bunda di Surga-Mu Ajarkan Arti 'Pulang' Sesungguhnya
-
Viral Warga Datang Tarawih Lebih Awal Sejak Pukul 3 Sore, Ada Amplop Berisi Uang yang Jadi Rebutan
-
Viral Ada Grup Puasa Setengah Hari Bikin Istigfar, Lebih Kaget Lihat Jumlah Anggotanya