Suara.com - Komika dan artis Arafah Rianti baru-baru ini menceritakan pengalaman pribadinya yang cukup mengejutkan dalam sebuah episode podcast bersama Vidi Aldiano dan Deddy Corbuzier di Podhub.
Dalam obrolan santai tersebut, Arafah berbagi kisah nyata tentang kejadian yang ia alami belum lama ini di Depok, di mana ia dan warga sekitar menangkap seorang pelaku pencurian motor.
Namun, hal yang membuat publik terkejut adalah kelanjutan dari penangkapan tersebut, yang menurutnya tidak mendapat tindak lanjut dari pihak kepolisian.
Cerita berawal dari sebuah kejadian di rental PlayStation milik Arafah. Menurutnya, salah satu konsumen tempat rental tersebut menjadi korban penipuan dan pencurian oleh seorang pria yang semula meminjam motor dengan alasan ingin membeli martabak.
“Minjem pertama beneran beli martabak, bawa lagi kedua minjem lagi beli martabak, bawa lagi ketiga... nggak bawa martabak, dan motornya ilang,” kata Arafah menjelaskan kronologi awal dalam gaya berceritanya yang khas.
Modus pelaku terbilang cukup licik. Ia membangun kepercayaan korban dengan beberapa kali meminjam motor lalu mengembalikannya, sebelum akhirnya benar-benar membawa kabur kendaraan tersebut.
Korban pun tak bisa berbuat banyak saat itu. Namun secara mengejutkan, pelaku kembali muncul ke lokasi yang sama, yakni di rental PS tersebut, diduga untuk mencari korban baru.
Dalam kejadian yang mendebarkan itu, korban pertama yang mengenali pelaku langsung mengkonfrontasinya. “Lah, lu kemarin maling motor gua? Lah iya, kata dia gitu,” lanjut Arafah.
Situasi pun memanas, dan pelaku kemudian mencoba melarikan diri ke lantai tiga bangunan rental. Dalam upaya kabur yang dramatis ala film aksi, pelaku melompat ke rumah warga dari genteng lantai tiga.
Baca Juga: Eks Jubir FPI Buka Suara soal Drama Ijazah Jokowi, Munarman Kuliti Kesalahan Polisi, Apa Itu?
Namun, usahanya gagal. Ia menghantam atap asbes warga yang tidak kuat menahan beban tubuhnya dan akhirnya tertangkap. Setelah tertangkap, warga sempat menginterogasi pelaku.
Diketahui bahwa motor hasil curian telah dijual hanya seharga Rp1,8 juta. “Buset, murah banget... padahal masih bisa, 6 juta tuh masih bisa,” ujar Arafah dalam podcast, menirukan kemarahan korban yang motornya baru saja lunas dibayar.
Merasa sudah melakukan tugas sebagai warga yang baik, Arafah dan yang lainnya membawa pelaku ke kantor polisi setempat. Namun, di sinilah hal tak terduga terjadi.
Menurut pengakuannya, polisi menolak menangkap dan menghukum pelaku karena alasan teknis. “Terus kata polisinya, ‘nggak bisa kalo nggak (ditangkep) sama kita,’” ucap Arafah menirukan ucapan polisi.
Ia merasa heran, karena pelaku sudah ditangkap, sudah ada pengakuan, bahkan ada video sebagai bukti. Arafah mengaku kecewa karena laporan tidak diproses sebagaimana mestinya.
“Malingnya udah dibebasin lagi aja,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa setelah kejadian tersebut, warga pemilik rumah yang atap asbesnya rusak malah meminta ganti rugi kepadanya. “Gua juga kagak mau ada maling,” ujar Arafah dengan nada kesal.
Cerita ini sontak memicu reaksi dari warganet dan pendengar podcast karena menggambarkan kompleksitas dalam penegakan hukum di tingkat masyarakat.
Meski Arafah menyampaikan kisah ini dengan gaya jenakanya yang khas, namun isi cerita menyentuh persoalan serius, bagaimana seharusnya masyarakat dan aparat hukum bekerja sama menindaklanjuti kejadian kriminal yang nyata dan memiliki bukti.
Kejadian ini menjadi sorotan karena menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem hukum. Meskipun belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian Depok terkait cerita ini, kisah Arafah Rianti membuka ruang diskusi luas tentang bagaimana seharusnya warga bertindak dalam situasi serupa, serta pentingnya kejelasan prosedur dalam penanganan tindak kriminal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Viral! Ibu Kos Rutin Siapkan Buka Puasa Gratis, Penghuni Bongkar Harga: Keuntungannya Seuprit
-
Punya Jam Tangan Rp2,5 Miliar, Berapa Gaji Gubernur Kaltim yang Minta Mobil Dinas Rp8,5 M?
-
Pasto Dilarang Bawakan Lagu Glenn Fredly, Rayen Pono Buka Suara Soal Mekanisme Royalti
-
Tolak Penumpang Siswi Big Size Berujung Viral, Driver Ojol Ini Klarifikasi
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang
-
Ted Lasso Season 4 Segera Tayang, Simak Sinopsis dan Daftar Pemain Terbarunya
-
Guru Honorer Jadi Tersangka Gara-Gara Rangkap Jabatan, Melanie Subono: Terus Pejabat Itu Apa?
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi