Suara.com - Harapan besar disematkan pada jubah merah sang Manusia Baja, Superman untung mencapai box office di seluruh dunia.
Sebagai film pembuka dari DC Universe (DCU) yang digagas James Gunn, diharapkan menjadi mesias yang akan membangkitkan kembali kejayaan semesta sinematik ini.
Di Amerika Utara dan banyak negara lain, harapan itu seolah terwujud. Film yang dibintangi David Corenswet ini terbang tinggi dengan sambutan hangat dan angka box office yang menjanjikan.
Namun, di salah satu pasar film terbesar di dunia, sang pahlawan justru jatuh tersungkur.
Di Tiongkok atau China, Superman tidak hanya gagal terbang, tetapi juga hancur lebur.
Kegagalan ini bukan sekadar sebuah kemunduran, melainkan sebuah alarm bahaya yang berbunyi nyaring bagi masa depan seluruh DCU.
Padahal, film ini dirilis serentak pada 11 Juli, memberinya kesempatan yang sama besarnya dengan pasar lain. Sayangnya, takdir berkata lain.
Respons penonton di Tiongkok sangat beragam dan cenderung dingin, menjadi paku pertama di peti mati potensi komersialnya.
Angka-angka yang muncul dari box office Tiongkok sungguh sulit dipercaya untuk film sekaliber ini.
Baca Juga: Superman Is Dead Bahas Kemungkinan Bubar: Kalau Ada yang Meninggal
Pada hari kedelapannya, Jumat (18/7), Superman hanya mampu meraup pendapatan yang memalukan, sebesar US$97.000.
Angka ini adalah sebuah pukulan telak yang membuat total pendapatannya selama delapan hari penayangan hanya mencapai US$8,2 juta, sebuah angka yang bahkan belum menyentuh US$10 juta.
Sebagai perbandingan, film-film blockbuster Hollywood lainnya sering kali meraup puluhan juta dolar hanya dalam akhir pekan pertama di Tiongkok.
Pasar pun bereaksi cepat. Jumlah layar yang memutar film ini anjlok drastis. Dari ribuan layar di minggu pertama, kini Superman hanya tersisa di sekitar 3.000 layar, dan diprediksi akan segera ditarik dari peredaran.
Kegagalan ini memicu pertanyaan besar: Mengapa pahlawan seikonik Superman bisa ditolak mentah-mentah di Tiongkok?
Apakah ini pertanda kelelahan penonton Tiongkok terhadap genre superhero, ataukah pesona Man of Steel memang tidak lagi bergema di sana?
Berita Terkait
-
Wajah Baru Superman: Siapa David Corenswet, Pengganti Henry Cavill?
-
Wajib Tonton! 5 Alasan Film Superman James Gunn Akan Jadi Hits
-
Superman Is Dead Beber Perubahan Riders di Konser 30 Tahun: Ada Bir dan Susu Kurma!
-
3 Teori Fans Tentang Film Superman yang Terbukti Benar, Apa Saja?
-
Bak Bumi dan Langit, Beda Nasib Adegan Ciuman Superman di India dan Indonesia
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Review Film Na Willa: Suguhkan Dunia Masa Kecil yang Nyekruz!
-
Omara Esteghlal Heran Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji Disambut Selawat
-
Emir Mahira Cari Jawaban soal Aturan Pukul Istri ke Quraish Shihab
-
Java Jazz Festival 2026 Pindah ke PIK 2, Boyong Jon Batiste hingga Wave to Earth
-
Terbawa Karakter Ustaz di Kupilih Jalur Langit, Emir Mahira Kini Jaga Pandangan ke Lawan Jenis
-
Viral Lagi Foto Abu Janda Doa di Tembok Ratapan, Banjir Hujatan: Ngakunya Sangat Islam
-
Siapa Cindy Rizky Aprilia? Selebgram dan Dokter Koas Diduga Selingkuhan Suami Maissy
-
Ramal Umur Vidi Aldiano, Mbak Rara Pawang Hujan Tak Takut DiancamDeddy Corbuzier
-
Abu Janda Kicep Ditanya Referensi soal Palestina: Kalau Cuma Nyerocos, Anak SD Juga Bisa!
-
Mahalini Tanggapi Namanya Dicatut Aldi Taher untuk Promosi Burger: Stop!