Suara.com - Ariel NOAH membeberkan alasan utama di balik langkah Vibrasi Suara Indonesia (VISI) mengajukan uji materi Undang-Undang Hak Cipta ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Ia menegaskan bahwa tujuan mereka bukanlah untuk mengubah undang-undang.
Menurut Ariel, langkah hukum tersebut diambil semata-mata untuk mencari kepastian hukum atas sejumlah pasal yang selama ini menimbulkan multi-interpretasi di kalangan masyarakat dan pelaku industri.
"Tujuan kami adalah kepastiannya. Kami bukan mengejar keputusan dari MK tok sebetulnya," kata Ariel saat menjadi pembicara di UPH Karawaci, Tangerang, Rabu, 23 Juli 2025.
Pria bernama asli Nazril Irham ini menjelaskan bahwa ada beberapa pasal dalam UU Hak Cipta yang dianggap bias.
Ketidakjelasan inilah yang memicu perbedaan penafsiran antara satu pihak dengan pihak lainnya, yang pada akhirnya berujung pada sengketa.
"Kami mengajukan ada empat pasal atau lima ya, empat pasal yang dianggap bias. Kenapa dianggap bias? Karena ada pihak yang menafsirkan berbeda," terangnya.
Ariel memberikan gambaran, "Ada pihak menafsirkan A, sedangkan kami menafsirkan B. Jadi kami masukan ke MK, tolong ditambahkan di pasal-pasal ini poin-poin ini, sehingga bisa lebih jelas."
Ia menyebut bahwa titik terang mulai terlihat pada sidang ketiga di MK, di mana pemerintah memberikan penjelasan yang selaras dengan pemahaman para musisi di VISI. Momen ini, menurut Ariel, sudah menjadi sebuah kemenangan tersendiri.
Baca Juga: Lesti Kejora Nyanyi di Sidang MK Saat Beri Kesaksian, Hakim Minta Bawakan Lagu Sendiri
"Dari sana, sebenarnya di tahap ketiga aja, dari penjelasan dari pemerintah, kami sudah senang. Karena akhirnya pemerintah bersuara," ungkapnya.
Pemerintah, kata Ariel, menyatakan bahwa pasal-pasal yang diperdebatkan sebenarnya sudah jelas dan tidak perlu ditambahkan poin baru. Penafsiran pemerintah tersebut sejalan dengan apa yang dipahami oleh VISI.
"Karena memang itu yang kami cari dari awal, kepastian tentang penafsiran di pasal itu," tegas Ariel.
Dengan adanya kepastian hukum dari MK, Ariel berharap seluruh sengketa yang terjadi, termasuk yang melibatkan Agnez Mo dan kasus-kasus lainnya, dapat diselesaikan dengan adil.
Lebih jauh, ia ingin agar tidak ada lagi pihak-pihak yang memanfaatkan "wilayah abu-abu" dalam hukum untuk kepentingan tertentu.
Fokus utama VISI saat ini adalah menunggu hasil dari proses di MK agar seluruh ekosistem musik di Indonesia memiliki landasan hukum yang tunggal dan tidak lagi membingungkan.
Berita Terkait
-
Polemik Penyanyi vs Pencipta Lagu Bikin Sammy Simorangkir Takut Nyanyikan Lagu Milik Orang Lain
-
Daripada Ikut Manggung, Ariel NOAH Lebih Tertarik Nonton Konser Reuni Peterpan
-
Jadi Saksi Sidang Hak Cipta, Sammy Simorangkir Nyanyi Lagu Bila Rasaku Ini Rasamu di Depan Hakim
-
Dampingi Lesti Kejora di Sidang MK, Rizky Billar Ikut Bersuara soal Kekacauan Royalti Lagu
-
Aksi Panggungnya Dianggap Vulgar, Jennifer Lopez Dikecam Warganet
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
-
Fan Meeting Kim Seon Ho di Jakarta Berlangsung Meriah, Challenge Kasih Paham Bos Bikin Heboh
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
-
Tembus Miliaran Rupiah! Bedah Detail Koleksi Berlian Syifa Hadju di Momen Siraman hingga Sungkeman
-
Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Banjir Karangan Bunga Pejabat, Begini Suasana Jelang Akad Nikah El Rumi dan Syifa Hadju
-
Terlalu Kocak, Benedictus Siregar Bikin Fatih Unru Sulit Fokus Syuting Gudang Merica
-
Hoaks Teror Pocong Keliling Minta Dibukakan Tali di Depok, Polisi Turun Tangan
-
Bukan Sekadar Daur Ulang, BluntSheep Ubah 'Cinderella' Jadi Lagu Pop Rock yang Lebih Enerjik!
-
Siap-Siap War Tiket, Rhoma Irama x Maliq & DEssentials Bakal Satu Panggung di OTW Pestapora