Suara.com - Rapper kenamaan Indonesia, Tuantigabelas, melontarkan kritik pedas terkait polemik royalti musik yang kini tengah ramai diperbincangkan.
Kritik tajam tersebut ia sampaikan melalui sebuah unggahan di akun media sosial X pribadinya, Minggu, 3 Agustus 2025.
Musisi bernama asli Muhammad Syaifullah itu merasa geram dengan narasi yang belakangan berkembang di ruang publik.
Menurutnya, opini yang terbentuk saat ini cenderung menyudutkan dan menyalahkan para musisi, buntut polemik pemutaran lagu di ruang publik yang kini banyak dihindari para pemilik tempat usaha.
"Belakangan ini framing-nya jadi musisi yang salah perihal royalti dan pemutaran lagu di ruang publik," tulisnya.
Rapper yang Oktober nanti akan berusia 40 tahun itu dengan tegas menunjuk pihak yang seharusnya paling bertanggung jawab.
Ia menyoroti kinerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) yang dinilainya tidak berjalan semestinya dalam mengelola isu hak cipta.
Menurut Tuantigabelas, kelalaian LMKN dan negara justru menjadi pangkal masalah yang membuat para musisi akhirnya saling berseteru mengenai hak mereka.
"Padahal LMKN-nya yang kagak kerja. Musisi pada berantem perihal hak cipta, mereka dan negara pun nggak nongol. Giliran tagih-tagihan nongol," lanjutnya dalam unggahan yang sama.
Baca Juga: Badai Sindir Sammy Simorangkir Tak Percaya Diri Bawakan Lagu Sendiri
Pernyataan ini menambah panas perdebatan seputar tata kelola royalti di Tanah Air, yang belakangan memang menjadi sorotan setelah beberapa kasus mencuat ke permukaan.
Sampai saat ini, kisruh tata kelola royalti memang belum menemukan titik terang yang memuaskan para pihak.
Sidang gugatan uji materi terhadap UU Hak Cipta di Mahkamah Konstitusi pun belum diketuk palu, dan malah memunculkan perdebatan baru bagi mereka yang terlibat di dalamnya.
Berita Terkait
-
400 Lebih EO Mangkir Bayar Royalti, LMKN Serahkan Daftar Hitam ke Mahkamah Konstitusi
-
Bikin Pelaku Usaha Putar Kicauan Burung di Restoran, Ini Pembelaan LMKN
-
5 Fakta Penting Royalti Musik di Kafe, Langganan Spotify Premium Ternyata Tak Cukup!
-
Diduga Sentil Balik Badai, Sammy Simorangkir: Orang Dewasa Tuh Ngobrol!
-
Sammy Simorangkir Merasa Terancam, Badai Justru Ungkap Fakta Mengejutkan soal Royalti Kerispatih
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis