Suara.com - Pengacara Vadel Badjideh, Oya Abdul Malik, menunjukkan kegeramannya terhadap pihak Nikita Mirzani yang dinilai terus-menerus menyudutkan kliennya dengan cerita karangan.
Terkini, Oya Abdul Malik bahkan menantang pengacara Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid untuk bersumpah di atas Al-Qur'an jika pernyataannya benar.
Keputusan ini lantaran pengacara yang akrab disapa Oya tersebut mengaku sudah cukup menahan diri. Kesabarannya habis karena merasa kliennya terus-menerus diserang dengan informasi yang tidak benar.
"Kalau klien saya dibejek-bejek terus juga, ya saya juga harus membela apa yang tidak dilakukan dan saya tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh klien saya," ujar Oya di PN Jakarta Selatan pada Rabu, 20 Agustus 2025.
"Tapi jangan juga ngarang-ngarang cerita," tegasnya.
Pengacara berkacamata itu juga menyindir status Fahmi Bachmid sebagai pengacara senior. Ia merasa Fahmi seharusnya lebih bijak dalam memberikan pernyataan kepada publik, alih-alih terus menggiring opini.
"Saya rasa saya enggak perlu menanyakan langsung, ya, karena beliau kan, itu kan katanya senior. Harusnya lebih pahamlah cara menyampaikan statement yang lebih bagus gitu, ya," sindirnya.
Menurut Oya, tindakan menggiring opini semacam itu hanya membuat situasi semakin keruh dan melelahkan baginya karena harus terus memberikan klarifikasi.
"Jangan menggiring opini aja bisanya. Pusing saya jadinya, mesti kasih statement lagi, mesti kasih jawaban lagi," keluh Oya.
Baca Juga: Seleb TikTok Pendukung Nikita Mirzani Cosplay Lagi Dibui, Malah Jadi Seperti Menghina
Puncaknya, Oya menantang Fahmi Bachmid mempertanggungjawabkan ucapannya, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat, dengan melakukan sumpah di atas kitab suci.
"Cobalah, kita-kita ini bertanggung jawab atas lisan kita di akhirat nanti. Jadi sampaikan yang benar," ucapnya.
"Kalau dia ngotot dengan statement dia, ya silakan aja. Suruh ambil wudu dan sumpah di atas Al-Qur'an dan dia sampaikan kalau itu benar," tantang Oya Abdul Malik.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Pengacara Vadel Badjideh Laporkan Fahmi Bachmid, Ternyata Berkaitan dengan Obat
-
Pengacara Vadel Badjideh Laporkan Pengacara Nikita Mirzani ke Dewan Etik, Gara-Gara Ini
-
Miris Lihat Saldo Nikita, Fitri Salhuteru Ungkap Saldo Rp5 M yang Dulu Dipamerkan Ternyata Miliknya
-
Hard Gumay Terawang Hasil Akhir Kasus Nikita Mirzani vs Reza Gladys, Sosok Ini Diprediksi Menang
-
Fitri Salhuteru Prihatin: Pembelaan Nikita Mirzani Ngawur, Malah Sibuk Somasi dan Endorse Palsu
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Kursi Botol Berterbangan, Suporter Argentina Bakul Pukul Jelang Lawan Inggris
-
10 Trik Kotor Kiper Argentina Emiliano Martinez Bikin Publik Inggris Ketar-ketir
-
Makna Tersembunyi Jersey Argentina Lawan Inggris: Warisan Budaya hingga Memori 1986
-
AI Prediksi Hasil Inggris vs Argentina: Albiceleste Menang Dramatis, Messi dan Kane Cetak Gol?
-
Medco E&P Perkuat Ekonomi Warga Muba Lewat Budidaya Lele Berkelanjutan
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
AHY dan Merry Riana Hadir Bersama Sahabat Ojol, Nobar Piala Dunia 2026
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo