Suara.com - Polemik royalti dan hak cipta musik kembali disorot Ahmad Dhani.
Musisi sekaligus pendiri grup Dewa 19 tersebut menegaskan pentingnya revisi Undang-Undang Hak Cipta agar izin penggunaan lagu dari pencipta tetap diberlakukan dalam setiap konser musik.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Dhani menilai aturan tersebut perlu ditegaskan dalam regulasi agar hak-hak pencipta lagu tidak terabaikan.
"Kami tetap mau ada izin untuk setiap konser, mereka mau tanpa izin komposer," tulis Ahmad Dhani dalam Instagram, dikutip pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Selain menyoroti izin, Dhani juga mendorong agar Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) bertransformasi menggunakan sistem berbasis teknologi informasi (IT).
Menurutnya, digitalisasi dapat membuka jalan bagi transparansi dan efisiensi dalam pengelolaan royalti.
"Kami mau LMK berbasis IT, mereka lebih suka tanpa IT," imbuhnya.
Tak berhenti di situ, Dhani bahkan mempertanyakan siapa pihak yang diuntungkan dari aturan yang berlaku saat ini.
"Siapa yang menang?" tulisnya lagi.
Baca Juga: Drama Royalti Musik Berakhir: Dasco Umumkan Kesepakatan Damai, LMKN Jadi Satu-satunya Penarik!
Sebelumnya, Dhani juga pernah merinci usulannya terkait tata kelola konser musik.
Beberapa poin yang ia dorong di antaranya, penyanyi wajib meminta izin kepada pencipta lagu sebelum membawakan karya dengan masa berlaku izin lima tahun, serta biaya penggunaan lagu ditetapkan sebesar satu persen dari honor penyanyi.
Pernyataan Ahmad Dhani ini kembali menambah sorotan terhadap polemik royalti musik yang tengah memanas, terutama setelah sejumlah musisi, termasuk Ari Lasso, ramai-ramai menuntut transparansi dari lembaga pengelola hak cipta.
Tag
Berita Terkait
-
Marcell Siahaan Ogah Disalahkan dan Sebut LMK Biang Kerok Royalti, Lepas Tangan?
-
DPR Bekukan Pungutan Royalti Selama Dua Bulan, UU Hak Cipta Siap Dirombak Total
-
Pencipta Lagu Hidup Susah, Piyu: LMKN Nikmati Gaji dari Royalti
-
Bukan Hanya Lagu, Warung untuk Nobar Sepak Bola Bisa Kena Denda Rp50 Juta?
-
Buka-bukaan soal Duit, Promotor Tetap Bayar Royalti Ariel untuk Konser Peterpan Lewat WAMI
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Diterpa Isu Terlantarkan Anak Kandung, Denada Posting Momen Mengharukan
-
Telan Biaya Rp85 Miliar, Papa Zola The Movie Janjikan Kualitas Visual Sekelas Hollywood
-
Heboh Riders Fajar Sadboy Minta Alphard Hingga Dior, Asli atau Settingan?
-
Alasan Netflix Tak Hapus Mens Rea Pandji Pragiwaksono Meski Ada Laporan Polisi
-
Geram Fisik Anaknya Dibully Buntut Mens Rea, Istri Pandji Pragiwaksono Ancam Lapor Polisi
-
Pandji Pragiwaksono Ungkap Hubungannya dengan Tompi, setelah Kena Kritik Sang Dokter Bedah
-
Film Surat ke-8 Angkat Potret Gap Generasi Lewat Akting Aurora Ribero dan Arief Didu
-
Sinopsis How to Become a Tyrant di Netflix: Membongkar "Buku Panduan" Diktator Paling Kejam
-
Reuni 13 Tahun, Rio Dewanto dan Michelle Ziudith Kuras Emosi di Sinetron Jejak Duka Diandra
-
SAS: Red Notice, Hadirkan Aksi Die Hard di Bawah Selat Inggris, Tayang Malam Ini di Trans TV