- Keputusan spontan Zaskia terlibat langsung dalam bantuan medis membawanya ke situasi kerusuhan di Kwitang, Jakarta.
- Ia menyaksikan langsung banyak korban akibat gas air mata, peluru karet, dan benturan fisik di lokasi.
- Zaskia menyoroti adanya intimidasi dari orang berpakaian sipil yang melarang pengambilan gambar, menggambarkan tekanan tinggi di lapangan.
Suara.com - Artis Zaskia Adya Mecca membagikan pengalaman mencekam saat dirinya terjun langsung ke titik kumpul massa di area sekitar Mako Brimob di kawasan Kwitang, Jakarta.
Momen tersebut dibagikan oleh istri sutradara Hanung Bramantyo itu melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 30 Agustus 2025.
Perempuan 37 tahun mengaku keputusannya untuk ikut tim relawan medis bersifat spontan setelah bertemu rekannya di bandara.
Ia pun menceritakan bagaimana suasana perjalanan menuju Kwitang terasa begitu mencekam, dengan banyaknya jalan yang ditutup dan sisa-sisa pembakaran di sepanjang jalan.
Setibanya di lokasi, Zaskia juga menyaksikan langsung suasana tegang dengan banyaknya korban yang didominasi akibat gas air mata.
“Banyak, banyak korban. Ada yang kena peluru karet, kena benturan, tapi didominasi terkena gas air mata,” ungkapnya.
Namun, hal yang paling membuat Zaskia terkejut adalah adanya larangan keras untuk mendokumentasikan situasi dari orang-orang tak dikenal berpakaian sipil.
“Anehnya, banyak orang yang seperti mengawasi dengan baju sipil. 'Jangan foto! Nggak boleh ada video! Hapus itu filenya! Pergi semua yang nontonin cuma buat rekam-rekam',” bebernya.
Dari situ, Zaskia jadi tahu bahwa perjuangan untuk mengabarkan situasi terkini dari titik-titik demonstrasi di Jakarta memang tidak mudah.
Baca Juga: Gerindra Minta Maaf ke Rakyat, Hentikan Tunjangan Dewan dan Larang Anggota ke Luar Negeri
Ia juga mengapresiasi penuh kehadiran relawan-relawan yang sigap memberi bantuan medis untuk mereka yang terluka dalam aksi.
Sampai akhirnya, Zaskia dan tim memutuskan untuk mundur setelah situasi di Kwitang dirasa semakin ricuh dan tidak terkendali.
“Tim medis diminta mundur, massa semakin ricuh. Cuma bisa berdoa semoga negeri tercinta ini segera pulih, menjadi tempat yang nyaman, aman dan semua bisa hidup dengan harmonis,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Demo Diwarnai Kekerasan: Ketika Suara Rakyat Dijawab dengan Gas Air Mata
-
Driver Ojol Tewas Dikeroyok Disangka Intel, Rieke Diah Pitaloka: Penuhi Hak Almarhum!
-
Detik-detik Sebelum Sterilisasi Kwitang: Awak Media Dipaksa Mundur, Listrik Dipadamkan
-
Apa Obat untuk Gas Air Mata? Ini Cara Efektif dan Paling Cepat Menyembuhkan
-
Gibran Diam-Diam Jenguk Korban Demo Jakarta di RS Pelni
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Pihak Sarwendah Jawab Ruben Onsu: Anak-Anak Tetap Sehat Meski Enam Bulan Tanpa Nafkah dari Ayah
-
Melaney Ricardo Klarifikasi Usai Dituding Tak Bayar Korban Penipuan yang Diundang ke Podcastnya
-
Perang Unggahan Ruben Onsu dan Keluarga Sarwendah Makin Memanas di Threads
-
Temui Jamaah yang Gagal Berangkat, Bos Hanania Travel Tawarkan Refund Bertahap Selama 2 Tahun
-
Denny Sumargo Berandai Jadi Seskab, Kolom Komentarnya Langsung Meledak
-
Rayakan 57 Tahun Karier Margie Segers, Slank Suguhkan Kolaborasi Bersejarah di Java Jazz 2026
-
Ruben Onsu Tanggapi Soal Keluhan Nafkah Anak dari Sarwendah: Kalau Tidak Sanggup, Serahkan ke Saya
-
Ruben Onsu Sengaja Setop Nafkahi Anak, Pengacara: Aksi Protes karena Sulit Bertemu
-
Jawapos TV Resmi Hentikan Siaran di Usia ke-19, Video Studio Sepi Viral
-
Bunga Zainal Ngaku Diserang Buzzer Usai Keluhkan Harga Bahan Pokok Naik