- Hubungan pemerintah dan rakyat diibaratkan sebagai toxic relationship.
- Pemerintah dianggap anti-kritik, selalu benar, dan menekan rakyat.
- Perlu usaha besar pemerintah untuk mengembalikan kepercayaan rakyat segera.
Suara.com - Aktris Mona Ratuliu menjadi sorotan publik setelah mengunggah kritik terhadap pemerintah di akun Instagram pribadinya, dengan gaya yang tidak biasa.
Perempuan kelahiran Jakarta, 31 Januari 1982 itu menilai kondisi hubungan rakyat dengan pemerintah kini mirip hubungan asmara yang tidak sehat.
"Aku cinta Indonesia. Itu dulu. Sekarang hubungan kita udah toxic relationship," tulis Mona baru-baru ini.
Ia menyinggung sikap pemerintah yang menurutnya selalu merasa benar dan sulit menerima masukan dari masyarakat.
"Kamunya ngerasa bener terus. Nggak mau disalahin. Boro-boro kamu mau dengerin pendapat aku," lanjut Mona.
Bintang sinetron itu juga menuding bahwa rakyat justru mendapat tekanan ketika memberikan kritik.
"Giliran dikasih masukan, akunya di KDRT. Bahkan bisa dibunuh! Mestinya kan kamu ngelindungin aku. Bukannya malah khianatin aku terus-terusan. Minta duit mulu lagi!" keluh Mona lagi.
Lebih lanjut, istri Indra Brasco menyebut rakyat saat ini sulit untuk tetap mencintai Indonesia jika kondisi tidak segera diperbaiki.
"Pak, bu. Gini lho perasaan rakyat sekarang. Sulit banget rasanya terus menerus mencintai Indonesia yang sekarang ini," tutur Mona.
Baca Juga: Politik Indonesia Jadi Arena Judi Kekuasaan? Goenawan Mohamad Angkat Bicara!
Ia menekankan bahwa pemerintah butuh usaha yang sangat besar untuk dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat.
"Dengan luka yang sedalam ini, kalau kalian mau memperbaiki hubungan kita, butuh effort yang besar sekali," ujarnya.
Mona juga memperingatkan bahwa rakyat sudah muak dengan janji palsu dan sikap diam pemerintah.
"Nggak bisa lagi silent treatment kayak gini. Atau cuma denger statement basa-basi dan janji-janji palsu. Yang ada kami malah makin muak!" kritiknya.
Dalam penutup, Mona menuntut pemerintah segera menunjukkan keseriusan memperbaiki keadaan.
" Kami butuh effort yang lebih besar dari bapak dan ibu yang menunjukkan keseriusan kalian dalam mengembalikan kepercayaan kami. SEGERA! DALAM TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA!" tegasnya.
Berita Terkait
-
Indonesia Disorot Dunia: PBB Kecam Keras Kekerasan Aparat dalam Demo
-
Kritik Pemerintah, Ferry Irwandi Ngaku Ruang Gerak di Medsos Dipersempit
-
Kode Palette Brave Pink Hero Green Resistance Blue: Warna Baru Perjuangan Rakyat
-
Jakarta Merugi Rp55 Miliar Akibat Demo: Transjakarta Paling Parah!
-
Viral 17+8 Tuntutan Rakyat untuk Presiden, DPR, TNI, dan Polri: Cek Isi Lengkapnya di Sini!
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Jelang Fan-Con di Jakarta, Kim Myungsoo Sapa Penggemar: Aku Sudah Menantikan Momen Ini
-
Betrand Peto Semprot Karyawan Sarwendah yang Sindir Ruben Onsu: Jangan Lari, Buka Kolom Komentar
-
Ditolak Hotel karena Takut Citra Angker, Film Dosa Bangun Set Sendiri hingga Sewa Dua Studio
-
Lewat Nobody Loves Kay, Aurora Ribero Ajak Anak Muda Hargai Setiap Mimpi
-
Reaksi Produser Film Dosa Saat Dilaporkan Ratu Sofya ke Polisi, Bantah Gimick Marketing
-
Betrand Peto Menangis Lihat Video Sarwendah, Bela Ruben Onsu: Ayahku Bukan Anjing, Bukan Bencong
-
Satu Studio Menangis: 3 Alasan Film "Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan" Sukses Sampaikan Pesan
-
DWP Buka Suara soal Promosi Whip Pink: Nama Acara Kami Dicatut
-
Namanya Terseret di Sidang Kasus Korupsi, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Jadi Pengacara
-
Momen Ibu Denise Chariesta Disiplinkan Jaden Viral, Warganet Singgung No No Baby