- Jerhemy Owen menggandeng WWF Indonesia untuk menanam 10 ribu pohon di Papua.
- Papua dipilih karena belakangan menghadapi sejumlah isu lingkungan yang mengkhawatirkan.
- Kolaborasi ini secara aktif menggandeng komunitas-komunitas lokal serta melibatkan partisipasi langsung masyarakat setempat.
Suara.com - Di tengah semarak perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80, sebuah inisiatif inspiratif kembali digulirkan oleh kreator konten lingkungan. Jerhemy Owen, bersama organisasi konservasi global, WWF Indonesia.
Setelah sukses menanam 10.000 pohon di Bogor pada Mei lalu sebagai bagian dari aksi #WenanamPohon, kini gerakan tersebut berlabuh di Tanah Papua, membawa semangat kemerdekaan dan kepedulian lingkungan ke salah satu paru-paru dunia.
Papua, yang dikenal sebagai penyumbang oksigen terbesar di Indonesia, dipilih sebagai destinasi berikutnya bukan tanpa alasan.
Wilayah ini belakangan menghadapi sejumlah isu lingkungan yang mengkhawatirkan, mulai dari laju deforestasi yang terus meningkat, kontroversi proyek food estate, hingga isu tambang nikel yang menuai protes publik.
Berbagai ancaman ini tidak hanya berdampak signifikan pada ekosistem Papua yang kaya, tetapi juga pada kehidupan dan mata pencarian masyarakat lokal yang sangat bergantung pada alam.
Jerhemy Owen, yang bernaung di bawah Mantappu Corp, bersama WWF Indonesia, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di tiga lokasi strategis: Jayapura, Raja Ampat, dan Desa Nanggaouw.
Kolaborasi ini secara aktif menggandeng komunitas-komunitas lokal serta melibatkan partisipasi langsung masyarakat setempat melalui kegiatan #WenanamPapua.
Tujuan utama dari gerakan ini adalah merehabilitasi lahan dengan menanam kembali pohon, menahan abrasi, serta memperbanyak spesies pohon yang dapat menjadi sumber penghasilan berkelanjutan bagi warga.
Dampak berkurangnya jumlah pohon di Papua sangat dirasakan, terutama oleh warga Desa Nanggaouw.
Baca Juga: 49 Putra Papua Raih Sertifikasi Migas Bersama Pertamina Drilling
Sebagian besar penduduk di desa ini berprofesi sebagai pengrajin yang mengandalkan kulit kayu sebagai bahan baku utama.
Oleh karena itu, inisiatif penanaman pohon oleh Jerhemy Owen dan WWF Indonesia disambut dengan antusiasme luar biasa.
"Aku disambut dengan baik banget dengan warga lokal di sana, dengan berbagai pertunjukkan adat yang mereka tampilkan sampai mengenalkan aku dengan budaya dan produk-produk lokal seperti baju, kain, dan kerajinan tangan yang terbuat dari kulit kayu," ujar Owen, menggambarkan pengalaman mendalamnya berinteraksi dengan masyarakat adat.
Melalui kegiatan #WenanamPapua ini, Owen memiliki visi yang lebih besar untuk masa depan: menanam pohon di seluruh wilayah Indonesia.
Ia berharap, momentum perayaan kemerdekaan ini dapat menginspirasi lebih banyak orang, khususnya generasi muda berusia 18-45 tahun di kota-kota besar, untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan kekayaan alam Indonesia.
Owen juga ingin menunjukkan bahwa di era modern ini, kegiatan menanam pohon bukanlah hal yang kuno, melainkan sebuah aksi yang "keren" dan menyenangkan untuk dilakukan, sejalan dengan semangat patriotisme yang peduli terhadap kelestarian bumi.
Berita Terkait
-
49 Putra Papua Raih Sertifikasi Migas Bersama Pertamina Drilling
-
Polda Papua Barat Kirim 100 Personel Brimob ke Kota Sorong
-
10 Orang Ditangkap di Kota Sorong
-
Toyota Land Cruiser Gubernur Elisa Kambu Rusak Dilempar Pengunjuk Rasa
-
Sorong Memanas: Massa Bakar Ban, Blokade Jalan, Tolak Pemindahan 4 Tahanan Makar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sinopsis Film Suamiku Lukaku, Kisah Pilu Acha Septriasa Hadapi KDRT dari Baim Wong
-
Film Method Acting Tayang di Indonesia, Intip Sinopsis Perjuangan Lee Dong Hwi Jadi Aktor Serius
-
Lapor Polisi Usai Akun IG Diretas dan Dipakai Menipu, Ahmad Dhani Bakal Ganti Rugi Korban?
-
Pujian Juri The Icon Indonesia Dinilai Berlebihan, Titi DJ dan Ahmad Dhani Diserbu Kritikan
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Ketua Mualaf Center Indonesia Ungkap Dampak Seriusnya
-
Momen Syifa Hadju Minta Izin Pakai Busana Terbuka Tuai Pro Kontra: Kan Dosanya Ditanggung Suami
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Ajak Main Film Terbarunya, Baim Wong Jawab Tudingan Eksploitasi Penyandang Down Syndrome
-
Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Mualaf Center Indonesia Bantah Terlibat
-
Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka