- Hengky Kurniawan rutin menghadapi demo saat menjabat Bupati, tapi selalu memilih hadir dan berdialog langsung.
- Ia percaya kehadiran pemimpin bisa meredam emosi dan mencegah kericuhan.
- Hengky menekankan pentingnya mendengarkan rakyat agar tidak merasa diabaikan.
Suara.com - Aktor Hengky Kurniawan membagikan pengalamannya saat masih aktif menjabat sebagai pejabat daerah.
Lelaki 42 tahun mengaku tidak jarang jadi sasaran aksi demonstrasi saat menjabat sebagai Bupati Bandung Barat.
Menurutnya, frekuensi aksi unjuk rasa yang menyasar dirinya terbilang lumayan sering terjadi.
"Lumayan sering, lumayan sering," kata Hengky saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta, baru-baru ini.
Meski begitu, ia tidak pernah gentar atau menghindar dari massa aksi.
Alih-alih bersembunyi, Hengky justru memilih untuk selalu menemui para pendemo secara langsung.
Baginya, kunci utama untuk meredam potensi kericuhan adalah kehadiran seorang pemimpin di tengah-tengah rakyatnya.
"Dan memang setiap demo buruh maupun masyarakat, saya selalu hadir," ujarnya.
Hengky meyakini, dialog adalah jembatan yang mampu meredam emosi dan membuka jalan keluar.
Baca Juga: SAFEnet Ungkap Sejumlah Warga Kena Doxing Imbas Demo Agustus: Identitas Disebar Diedit DPO Polisi!
Menurutnya, ketika seorang pemimpin bersedia hadir dan berdialog, banyak hal-hal yang tidak diinginkan dapat dicegah.
"Sebenarnya, masyarakat kalau misalnya pemimpinnya hadir, kemudian mau berdialog, itu banyak mengurangi hal-hal yang tidak diinginkan," tuturnya.
Ia juga menyoroti salah satu pemicu amarah massa, yakni ketika mereka merasa diabaikan oleh pejabat yang telah mereka pilih.
Kondisi seperti menunggu lama di bawah terik matahari tanpa kepastian untuk ditemui, dapat memicu dinamika yang tidak terduga di lapangan.
"Ya, kadang-kadang kalau misalnya masyarakat sudah menunggu berlama-lama, kepanasan, pemimpinnya yang dipilih tidak mau menemui, tidak mau memberikan solusi. Nah, itu kadang-kadang ada saja dinamika yang terjadi," jelas Hengky.
Berbekal pengalamannya, ia membuktikan bahwa dengan duduk bersama, solusi dan pemahaman bisa tercapai meskipun dalam situasi yang panas.
Salah satu contoh yang ia berikan adalah ketika menghadapi tuntutan kenaikan upah dari para buruh.
Hengky menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah untuk mendengar dan berada di pihak masyarakat serta buruh dalam situasi seperti itu.
"Nah, itu kan kami juga harus apa namanya, hadir di tengah-tengah buruh dan masyarakat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Shanju Istri Jonathan Christie Kena Semprot, Dianggap Tak Peka dengan Penderitaan Rakyat
-
Punya Platform Besar, Apakah Andovi da Lopez Juga Terima Chat Tawaran Jadi Buzzer Kontra Demo?
-
UU Pernah Cepat Disahkan, Ferry Irwandi: 17+8 Tuntutan Rakyat Harusnya Juga Bisa
-
Ferry Irwandi Bahas Dampak Demo yang Mulai Tampak, Tak Ada Patwal Berisik di Jalan
-
Rizal Armada Ikut Suarakan Kegelisahan, Singgung Pemimpin Bodoh dan Kekanak-kanakan
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Eksklusivitas Komunitas Lari WNA di Bali: Menggugat Kedaulatan Ruang Publik Kita
-
Polemik Londo Ireng: Ketika Kritik Media Dibalas Stigma dari Penguasa
-
Blokade Laut AS ke Iran Masih Berlaku, Pasukan Donald Trump Siaga Tempur
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Belum Ada Kuota Khusus, Penyandang Disabilitas Tertinggal di Program Andalan Prabowo
-
Houthi Serang 'Tambang' Arab Saudi, Harga Minyak Hampir 100 Dolar AS per Barel
-
Bisakah Laut Serap Lebih Banyak Karbon? Ilmuwan Uji Cara Baru Hadapi Perubahan Iklim
-
4 Micellar Water Probiotic Jaga Keseimbangan Skin Barrier pada Kulit Kering
-
Berdayakan UMKM Lokal, BRI Hadirkan Pelatihan Terpadu Lewat Rumah BUMN Demak