- Denny Sumargo memantik diskusi soal status tersangka Nadiem Makarim.
- Warganet menduga penetapan tersangka Nadiem hanyalah pengalihan isu.
- Proses hukum dipertanyakan karena hanya Nadiem yang jadi tersangka.
Suara.com - Penetapan mantan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook turut mencuri perhatian Denny Sumargo.
Melalui akun Threads miliknya, Denny Sumargo turut angkat bicara dengan cara memantik diskusi luas di kalangan warganet.
Bukan memberikan opini pribadinya, suami Olivia Allan ini mengunggah ulang postingan orang lain yang memberikan sebuah pertanyaan polling berupa tiga kemungkinan skenario di balik penetapan status tersangka Nadiem Makarim.
"Menurutmu yang mana?
1. Pengalian isu, nanti dilepas
2. Memang dia bersalah
3. Dijebak karena dia terlalu mulus," tulis Denny Sumargo pada Threads-nya, Minggu 7 September 2025.
Unggahan yang provokatif ini langsung diserbu oleh netizen dengan berbagai teori dan spekulasi.
Banyak dari mereka yang tampaknya tidak percaya begitu saja bahwa Nadiem Makarim bersalah dan lebih condong pada opsi yang ditawarkan Densu mengenai adanya permainan di balik layar.
Mereka menduga penetapan Nadiem Makarim sebagai tersangka ini hanya dijebak untuk mengalihkan emosi publik pada DPR RI.
"Kambing hitam," tulis singkat akun @willy**.
"Di jebak agar terjadi pengalihan isu, saya yakin dia tak bersalah," komentar akun @link4r**.
Baca Juga: Angelina Sondakh Saat Jadi DPR: Urus Pajak Tak Perlu ke Kantor, Sekali Makan Habis Rp10 Juta
Lebih jauh, ada pula netizen yang menganalisis kejanggalan dalam proses hukumnya.
Mereka mempertanyakan mengapa hanya Nadiem yang menjadi sorotan utama, padahal proyek pengadaan sebesar itu melibatkan banyak lembaga negara lain sebagai pendamping.
"Pengadaan chromebook katanya sudah didampingi kejaksaan dan lembaga negara lain. Kalau sampai kebobolan, kenapa cuman dia yang diangkut? Lantas bagaimana dengan pendamping dari lembaga lain, termasuk kejaksaan sendiri? Entahlah, jadi tambah pesimis negara ini bisa dilanjutkan," kata akun @k0t**.
"Dan proyek pengadaan chromebook dikuasakan pada LBP, sampai sini pahamlah kita," tulis @o.ziii***.
Tag
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Ngamuk Dituduh Buzzer Hingga Terima Rp150 Juta
-
Mahfud MD: Februari 2020 Nadiem Masih Mendikbud, Bukan Mendikbudristek
-
Intip Tarif dan Pabrik Uang Hotman Paris, Pengacara Nadiem Makarim di Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
-
Akademisi Pertanyakan Keadilan: Kenapa Nadiem Ditahan Cepat, Silfester Masih Bebas?
-
Skandal Korupsi Haji, KPK Bongkar Proses Pencairan Dana Jemaah 2024
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
4 Tanda Kepergian Lula Lahfah Disebut Meninggal dalam Kondisi Baik
-
Virgoun Restui Ahmad Dhani dengan Inara Rusli: Aku Sih Yes
-
Pesan Terakhir Lula Lahfah ke Jennifer Coppen Terungkap, Titip Doa untuk Laura Anna
-
Ojeknya Pernah Dipesan, Pengemudi Ojol Bongkar Sifat Asli Manohara
-
Lula Lahfah Ungkap Keinginan Sederhana Sebelum Meninggal
-
Willie Salim Klarifikasi Tudingan Giveaway Settingan: Aku Tidak Pernah Berniat
-
Ranty Maria dan Rayn Wijaya Menikah Besok, Intip Jadwal Live Streamingnya
-
Betrand Peto Diisukan Diusir Sarwendah, Jordi Onsu Semprot Penyebar Hoaks: Bohong!
-
Konten Promosi Whip Pink Tuai Kritik, Brand Tahu Kalau Disalahgunakan?
-
Diungkit soal Masa Lalu dengan Wendy Walters, Reza Arap Janji Perjuangkan Nama Baik Lula Lahfah