Ia mengklaim bahwa udang yang dibudidayakan di tambak-tambak di Indonesia tidak hanya berpotensi terkontaminasi radioaktif, tetapi juga ditanam dalam kondisi yang sangat tidak higienis.
Kemudian, ia mengklaim bahwa udang dari daerahnya lebih unggul dibandingkan dengan produk impor.
"Saya memang bias. Saya percaya udang Louisiana lokal, segar dari Teluk, tidak radioaktif," ujarnya.
FDA menjelaskan bahwa udang yang disiapkan atau dikemas di tambak Indonesia memang diduga disimpan dalam kondisi yang tidak higienis, sehingga menyebabkan kontaminasi oleh Cs-137.
Meski demikian, pihak FDA menegaskan bahwa penarikan ini dimaksudkan untuk mencegah paparan radiasi tingkat rendah yang berpotensi berdampak pada kesehatan dalam jangka panjang, seperti meningkatkan risiko kanker.
Klaim-klaim Kennedy yang mengarah pada perubahan fisik dramatis akibat konsumsi udang tersebut tentu saja mengundang reaksi negatif.
Banyak netizen yang mengkritik pandangannya sebagai tidak berdasar dan berlebihan.
Meskipun klaim tentang "alien" atau "telinga tambahan" jelas tidak memiliki dasar ilmiah, Kennedy tetap teguh dengan argumennya bahwa konsumen harus berhati-hati dengan makanan laut impor yang tidak memenuhi standar kebersihan yang ketat.
Sementara itu, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso sebelumnya mengonfirmasi bahwa ekspor udang dari produksi PT Bahari Makmur Sejati (BMS Foods) dihentikan sementara.
Baca Juga: Panen Perdana Tambak Udang Ramah Iklim di Donggala: Produksi Naik, Lingkungan Terjaga
Hal itu menyusul adanya temuan zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di produk udang yang diekspor ke Amerika Serikat (AS).
Kontributor : Rizka Utami
Berita Terkait
-
Resep Udang Saus Padang, Perpaduan Rasa Pedas, Manis, dan Gurih yang Bikin Ketagihan
-
Menguak Rahasia Oranye pada Udang: Astaxanthin, Si Kecil dengan Segudang Manfaat
-
Kisah Ayah dan Anak dari Pasangkayu: Membangun Masa Depan dari Tambak Udang
-
Tarif Trump 19 Persen Bikin Emiten Udang Kaesang Makin Merana
-
Terasi Udang: Bumbu Tradisional yang Terus Beradaptasi di Era Modern
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung