- Gibran digugat warga Rp125 triliun terkait ijazah SMA
- Roy Suryo ikut merasa janggal soal ijazah SMA Gibran yang kini digugat oleh warga bernama Subhan Palal
- Roy Suryo ungkit lagi komentar-komentar akun Fufufafa terkait atas riwayat pendidikan SMA Gibran
Suara.com - Tak hanya ijazah mantan Presiden Jokowi, adanya gugatan terhadap Wakil Presiden (Wapres), Gibran Rakabuming Raka yang diminta untuk membayar ganti rugi Rp125 triliun turut disorot oleh Pakar Telematika, Roy Suryo.
Gibran diketahui digugat secara perdata oleh warga bernama Subhan Palal. Gugatan yang dilayangkan Subhan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) itu menyoal ijazah Gibran yang menjadi salah satu syarat maju menjadi Cawapres di Pilpres 2024 lalu.
Terkait gugatan dari warga sipil itu, Roy Suryo mendesak agar Gibran untuk jujur ke publik terkait riwayat pendidikannya.
"Sudah saatnya dia dibuka untuk publik. Kami tidak mempermasalahkan dia mau sekolah di Solo atau mau sekolah di Singapura ya. Yang jelas sejujurnya itu yang mana?" beber Roy Suryo dalam siniar di akun Youtube Bambang Widjojanto dilihat pada Senin (8/9/2025).
Dalam siniar itu, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu juga kembali mengungkit soal akun Kaskus Fufufafa yang sempat bikin geger karena kontroversial dan dikait-kaitkan dengan Gibran.
"Karena dalam rekam jejaknya termasuk ketika kasus Fufafafa dulu ya, saya juga menyimpan beberapa celotehan dia ketika dia masih menggunakan akun Chilli_Pari atau dia mau menggunakan Raka Gnarly. Itu dia ngaku, "Oh, sering makan stik di daerah Solo zaman SMA," ujar Roy.
"Nah, kalau dia sekolahnya di Singapura kan enggak mungkin makan steaknya di Solo ya. Terlalu jauh kan gitu ya," sambungnya.
Lebih lanjut, Roy Suryo mengaku juga menemukan adanya kejanggalan usai ijazah SMA Gibran disoal hingga dibawa ke ranah hukum. Terkait kejanggalan itu, Roy Suryo juga mempertanyakan soal Gibran yang disebut-sebut pernah mengenyam pendidikan SMA di Orchid Park Secondary School, Singapura.
"Jadi, di sini tuh ada beberapa cerita yang harus dikejar yang mana yang benar," bebernya.
Baca Juga: Gugat Gibran Rp125 Triliun Gegara Ijazah, Subhan: Nanti Harus Dibagi ke Seluruh Rakyat Indonesia!
Roy juga menyoroti soal gugatan perdata yang dilayangkan Subhan yang menyoal keabsahan ijazah SMA Gibran.
"Nah, kalau menurut Pak Subhan yang lawyer kalau sederajat tuh harus jelas sederajatnya itu dalam negeri atau luar negeri masa juga kalau luar negeri harus ditulis," ujarnya.
Gibran Digugat Rp125 Triliun Gegara Ijazah
Diketahui, PN Jakpus pada hari ini menggelar sidang perdana gugatan perdata Wapres Gibran yang diajukan warga bernama Subhan Palal. Dalam gugatannya, Subhan menuntut ganti rugi sebesar Rp125 triliun.
Gugatan tersebut mempermasalahkan keabsahan pendidikan Gibran yang ditempuh di luar negeri.
Dalam gugatannya, Subhan menilai Gibran tidak memenuhi syarat sebagai calon wakil presiden pada Pilpres 2024 karena pendidikan menengahnya diselesaikan di Orchid Park Secondary School, Singapura (2002-2004) dan UTS Insearch Sydney, Australia (2004-2007), yang dianggap tidak setara dengan SMA berdasarkan hukum Indonesia.
Berita Terkait
-
Gugat Gibran Rp125 Triliun Gegara Ijazah, Subhan: Nanti Harus Dibagi ke Seluruh Rakyat Indonesia!
-
Selamatkan Kucing Uya Kuya usai Rumahnya Dijarah Massa, Polisi Periksa Sherina Munaf Hari Ini
-
Polemik Ijazah Jokowi Belum Usai, Gibran Digugat soal Ijazah: Diminta Bayar Ganti Rugi Rp125 Triliun
-
Sebut Gerakan Aksi Massa Konstitusional, Bivitri Sindir Pidato Prabowo: Tak Selesaikan Akar Masalah!
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Tampil Totalitas di Para Perasuk, Maudy Ayunda Tak Gentar Ekspresi Kesurupannya Jadi Meme
-
Fajar Sadboy Dilabrak Vincent Verhaag Gara-Gara Chat 'I Miss You' ke Jessica Iskandar
-
Terpikat Karya Wregas Bhanuteja, Anggun C. Sasmi Akhirnya Debut di Layar Lebar
-
Maia Estianty Ternyata Sudah 16 Tahun Pelihara Anjing, Bagaimana Hukumnya di Islam?
-
Deddy Corbuzier Ancam Peramal yang Bicarakan Kematian Vidi Aldiano: Saya Kejar Sampai Liang Kubur!
-
Uniknya Konsep 'Pesta Kerasukan' di Film Para Perasuk
-
Rekomendasi Drama Korea Bergenre Hukum yang Wajib Ditonton, Terbaru Phantom Lawyer
-
Palestina Merdeka Harus Jadi Jangkar Diplomasi, Maksimalkan Peluang di Board of Peace
-
Sinopsis The Matrix Resurrections, Tayang Dini Hari Nanti Menemani Sahur Anda di Trans TV
-
Pandji Pragiwaksono Rilis Buku Mens Rea April Mendatang, Bedah Data di Balik Materi Komedi