Entertainment / Gosip
Selasa, 09 September 2025 | 08:01 WIB
Inul Daratista (Instagram)

Namun gara-gara Inul Daratista speak up, keterlibatannya dalam pemilu sebagai pendukung salah satu capres dan cawapres yang tak menang langsung jadi sorotan.

"Doi pendukung Mulyono dan Ganjar maklum," komentar netizen.

Inul Daratista (Instagram)

Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak ada pernyataan publik dari Inul Daratista yang secara eksplisit menyatakan dukungannya kepada salah satu pasangan calon (paslon) di Pilpres 2024.

Video-video yang ditemukan di YouTube tidak membahas dukungan politik Inul, melainkan konten terkait acara televisi atau aktivitasnya sebagai penyanyi.

Inul Daratista pernah sangat vokal dalam memprotes pemerintah tentang kenaikan pajak hiburan menjadi 40%-75% pada 2024.

Inul sebagai pengusaha di bidang hiburan, telah beberapa kali menyuarakan pendapatnya mengenai kenaikan pajak.

Menurutnya, kenaikan pajak yang terlampau tinggi ini dapat "membunuh" industri hiburan.

Dia khawatir kebijakan ini akan berdampak buruk pada bisnisnya, berpotensi menyebabkan pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi ribuan karyawannya.

Inul membandingkan kondisi saat ini di mana tempat karaokenya sudah sepi pengunjung dengan tarif pajak 25%, dan kenaikan menjadi 75% akan membuat situasi semakin sulit.

Baca Juga: Prabowo Rombak Kabinet: Copot 5 Menteri, Mensesneg Sebut Hasil Evaluasi Menyeluruh

Inul Daratista menolak keras rencana kenaikan tarif pajak hiburan yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022.

Rencana tersebut menetapkan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) untuk jasa hiburan seperti diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan spa menjadi 40%-75%.

Inul Daratista telah menyuarakan protesnya melalui media sosial dan bertemu dengan beberapa pejabat pemerintah saat itu yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, untuk menyampaikan kekhawatirannya.

Meskipun kritis terhadap kenaikan pajak, Inul Daratista juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai pesohor taat pajak dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Dalam kesempatan itu, ia berpesan kepada wajib pajak lain dengan pendapatan besar untuk jujur dan disiplin dalam membayar pajak.

Kontributor : Tinwarotul Fatonah

Load More