Suara.com - Mantan penyanyi cilik sekaligus artis Leony Vitria kembali buka suara usai keluhannya soal pajak waris ramai menuai kritik publik.
Sejumlah netizen sempat menuding perempuan 40 tahun itu enggan membayar pajak.
Melalui Instagram Story pada Rabu, 10 September 2025, Leony menegaskan dirinya tidak pernah menolak kewajiban negara.
Dia hanya jujur meluapkan kekesalan karena merasa manfaat pajak tidak pernah benar-benar dirasakan masyarakat.
"Kalau gue sih sebagai warga negara ya jelas wajib bayar pajak. Selama ini juga selalu bayar pajak. Yang gue curhatin ini ya karena memang lagi eneg aja musti bayar pajak yang nilainya enggak sedikit di kondisi negara yang lagi carut-marut," tulis Leony dalam unggahannya.
Dia menyebut selama seumur hidup taat membayar pajak, yang terlihat justru pejabat memperkaya diri sementara rakyat makin sulit.
"Bayar pajak seumur hidup enggak pernah ada hasilnya, yang gue lihat hasilnya cuma para pejabat yang memperkaya diri sedangkan masyarakat makin amburadul," tegasnya.
Leony bahkan membandingkan dengan kondisi di negara lain. Dia mencontohkan Jepang, tempat sang adik sudah tinggal lebih dari 10 tahun.
Menurutnya, meski pajak di Negeri Sakura lebih tinggi, masyarakat di sana merasakan hasilnya langsung, mulai dari fasilitas umum, kesehatan, hingga jaminan pensiun.
Baca Juga: Usai Sri Mulyani Dicopot, Menkeu Purbaya Didesak Kembalikan Kepercayaan Publik
"Dia (adik Leony) juga bayar pajak di sana tinggi, lebih tinggi dari kita di Indonesia. Tapi ya dia ngerasain manfaatnya. Waktu zaman Covid, setahun enggak bisa kerja karena resto harus tutup, bosnya enggak perlu PHK pegawai karena semua dijamin sama negara gaji bulanannya," ungkap Leony.
Sang artis juga menanggapi warganet yang memenuhi kolom komentarnya. Menurutnya, wajar saja orang mengeluh bila tidak merasakan hasil dari pajak yang dibayar.
"Jadi kalau yang mau numpang curhat di kolom komen gue terkait masalah pajak ya silakan, secara banyak yang senasib sama gue. Tapi enggak usah nge-judge kita-kita yang ngomel hanya karena kalian enggak ngerasa perlu ngomel soal pajak," tuturnya.
Sebelumnya, Leony mengaku kaget saat mengurus balik nama rumah peninggalan sang ayah yang wafat pada 2021.
Dia diwajibkan membayar pajak waris sebesar 2,5 persen dari nilai rumah, yang nilainya mencapai puluhan juta rupiah.
Padahal, rumah tersebut sudah dibebani pajak saat dibeli dan rutin membayar PBB setiap tahun.
Leony pun menutup curhatnya dengan sindiran pedas.
"Kalau kata lirik lagu Koes Plus zaman dulu tuh 'orang bilang tanah kita tanah surga'. Tapi itu dulu, sekarang tanahnya udah pada habis. Surganya buat para pejabat deh," tuturnya.
Berita Terkait
-
Leony Vitria Gak Rela Harus Bayar Pajak Warisan Puluhan Juta
-
Raffi Ahmad Dituding Gelapkan Pajak, Dari Rp340 Miliar jadi Hanya Rp1 Miliar
-
Apa Itu NJOP? Pengertian, Fungsi dan Cara Menghitungnya
-
Warga Jakarta Telantarkan Jenazah Pejabat Pajak di Pinggir Jalan, Tolak Gotong ke Makam
-
Menkeu Baru Punya PR Berat, Kurangi Utang hingga Hilangkan Pajak Berat untuk Kelas Menengah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok
-
Pemerintah Luruskan Isu Larangan Vape, Pelaku Industri Bernafas Lega
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Aturan AI Berlaku, Korporasi dan Sektor Keuangan RI Bisa Terancam Denda 2% dari Pendapatan
-
Bukan 'Ujug-ujug', Terungkap Alasan Kaesang Pilih Jateng Jadi Medan Tempur Menuju Senayan
-
Kepala Bakom Qodari Jawab Polemik Londo Ireng, Kabinet Bayangan hingga Gubernur BI
-
Wamendagri Ingatkan Sayembara Tangkap Begal Harus Tetap Sesuai Hukum