- Ustaz Felix Siauw menilai publik Indonesia terlalu fokus pada isu domestik.
- Ia menyoroti eskalasi genosida di Gaza yang luput dari perhatian.
- Menurutnya, kondisi di Gaza semakin memburuk sejak awal September..
Suara.com - Ustaz Felix Siauw mengungkapkan pandangannya mengenai situasi global yang menurutnya luput dari perhatian publik Indonesia.
Menurutnya, fokus masyarakat saat ini terlalu terpusat pada isu-isu domestik yang terjadi belakangan ini.
Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube pribadinya, lelaki berdarah Tionghoa-Indonesia itu menyoroti bagaimana perhatian masyarakat Indonesia tersita oleh gelombang aksi protes terhadap ketidakadilan di dalam negeri.
“Terus terang, memang akhir-akhir ini semua perhatian kita itu kayaknya tertuju fokus pada apa yang terjadi di Indonesia, yaitu adalah semacam kayak gelombang aksi orang-orang yang protes atas ketidakadilan, kesewenang-wenangan yang terjadi di Indonesia,” ujar Ustaz Felix baru-baru ini.
Padahal, ada peristiwa besar yang tak kalah penting, yaitu eskalasi genosida di Gaza, Palestina.
Sejak awal September, Israel terus meningkatkan serangannya, yang menyebabkan jatuhnya banyak korban jiwa.
“Dan apa yang kita lewatkan dari dunia, yang kita lewatkan adalah eskalasi genosida yang terjadi di Gaza,” tegasnya.
Menurut pendakwah 41 tahun, Israel telah meningkatkan eskalasi pembunuhan dan kebiadaban untuk meratakan Gaza.
Ia juga menekankan bahwa situasi di Gaza semakin memburuk dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Akses Masuk ke Gaza Terhambat, Wanda Hamidah Sebut Ratusan Aktivis Terpaksa Tidur di Pelabuhan
“Dan itu benar-benar parah beberapa hari terakhir ini, semenjak awal September,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Ustaz Felix Siauw Tanggapi Penembakan Charlie Kirk: Pesan di Balik Tragedi yang Mengguncang Amerika
-
Paramount Pictures Berani Lawan Arus, Kecam Aksi Boikot Israel yang Didukung Ratusan Aktor Ternama
-
Langit Madinah Mencekam, Diduga Rudal Houthi Dicegat Pertahanan Arab Saudi
-
Sampaikan Simpati Doha Diserang, Ini Poin-poin Pertemuan Prabowo dan Emir Qatar
-
Usai Serangan Israel, Prabowo Terbang ke Qatar Jalani Misi Solidaritas
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026
-
BNI Perkuat Akses Hunian Masyarakat Lewat Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi
-
Leo/Daniel Jadikan Gelar Juara Taipei Open 2026 Sebagai Kado Ultah
-
Anak Petani Banyumas Raih Predikat Lulusan Terbaik IPDN, Presiden Sematkan Tanda Pangkat