-
Misi kemanusiaan Wanda Hamidah ke Gaza terhambat pembatalan tiga kapal.
-
Separuh aktivis gagal berangkat, menciptakan suasana haru dan kesedihan mendalam.
-
Meski banyak rintangan, Wanda Hamidah tetap melanjutkan misi menuju Gaza.
Suara.com - Aktris sekaligus aktivis kemanusiaan Wanda Hamidah kembali membagikan kisah perjalanannya menuju Gaza.
Melalui unggahan di Instagram pada Rabu, 24 September 2025, perempuan 48 tahun tersebut menceritakan suasana haru di Portopalo, Sicily, Italia.
Wanda menuturkan tiga kapal, termasuk kapal yang dia tumpangi bernama Keisar, batal berangkat.
Kondisi ini membuat sebagian besar aktivis harus tereliminasi dan tidak bisa melanjutkan misi.
Situasi tersebut, menurutnya, mengingatkan pada peristiwa sebelumnya di Sidi Bou Said, Tunisia.
"Di Portopalo, Sicily kembali terjadi seperti Sidi Bou Said.. Tiga kapal tidak bisa berangkat termasuk kapal saya Keisar... lagi-lagi setengah dari 100-an aktivis kemanusiaan harus tereliminasi," tulis Wanda Hamidah sebagai caption.
Salah satu momen paling menyedihkan adalah ketika Haji Ridho, pria tua berpeci merah yang sempat viral karena bersujud di Sidi Bou Said, kembali gagal ikut perjalanan.
"Haji Ridho... menangis tersedu-sedu karena tidak bisa ikut ke dalam kapal.. Dejavu.. ulama yang mengingatkan kami untuk selalu beribadah didalam kapal tidak lagi dapat melanjutkan perjalanan," ungkap Wanda.
Malam terakhir di Portopalo disebut Wanda penuh campuran rasa sedih dan bahagia.
Baca Juga: Modal Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Masuk Daftar 20 Pemain Terbaik Serie A Italia
Ada yang pulang karena terpaksa, ada pula yang tetap bertahan meski sudah berminggu-minggu menunggu ketidakpastian.
"Bayangkan delapan hari di Portopalo hanya bisa menanti sesuatu yang tak pasti, ditambah berminggu-minggu di Sidi Bou Said, tidur di pelabuhan dengan selembar sleeping bag," tutur mantan anggota DPR tersebut.
Wanda juga menegaskan perjalanan ini memberi pelajaran berharga tentang empati, simpati, dan solidaritas sesama pejuang kemanusiaan.
"Kami berbagi makanan, minuman, kesedihan, kebahagiaan, susah senang bersama, bersatu untuk Palestina," ujarnya.
Meski banyak yang harus kembali ke negara masing-masing, Wanda memastikan dirinya bersama rombongan lain masih melanjutkan misi.
Esok hari kami akan memulai perjalanan kembali menuju Yunani, sebelum ke Gaza. Bismillah," tutupnya.
Sebagai informasi, Wanda Hamidah menjadi satu-satunya aktivis asal Indonesia yang ikut serta dalam misi Global Sumud Flotilla, sebuah gerakan kemanusiaan lintas negara yang bertujuan menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan ke Gaza.
Misi ini diikuti lebih dari 100 aktivis dunia, termasuk tokoh muda internasional seperti Greta Thunberg.
Berita Terkait
-
Bukan Prabowo, Pidato Presiden Kolombia Gustavo Petro Paling Keras sampai AS Walk out
-
Donald Trump Sambut Positif Desakan Perdamaian di Gaza, Pencitraan Semata?
-
Kisah Haru Wanda Hamidah di Pelabuhan Sisilia: Berbagi Sedih dan Bahagia Demi Palestina
-
Separuh Aktivis Gagal Lanjutkan Misi ke Gaza Usai Tertahan di Italia, Termasuk Wanda Hamidah
-
Jerry Greenfield Pendiri Es Krim Ben and Jerrys Mundur, Merasa Dibungkam Unilever Soal Gaza
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
6 Fakta Film Taj Mahal: An Eternal Love Story, Kembali Tayang di Bioskop untuk Rayakan Valentine
-
Sentil Toxic Relationship, Awdella Rilis Aku Juga Manusia: Jangan Sampai Kehilangan Diri Sendiri
-
Selain Wakaf Alquran, Taqy Malik Pernah Dicari Polisi Arab Saudi Gara-Gara Jual Sedekah Makanan
-
Imbas Taqy Malik Salurkan Wakaf Ribuan Alquran, Pekerja di Tanah Suci Bisa Terancam Dideportasi
-
Salurkan Wakaf Alquran di Tanah Suci, Taqy Malik Diingatkan Teman Berisiko Dipenjara
-
Jule Mendadak Jadi Pahlwan di Perang Knetz vs SEAblings
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Climax, Drakor Comeback Ha Ji Won Setelah 4 Tahun Bareng Ju Ji Hoon
-
Sinopsis 5 Film di Netflix Paling Banyak Ditonton per Hari Ini, Masih Didominasi Horor
-
Sinopsis Film Something Very Bad Is Going to Happen: Teror Salah Menikah
-
Bawa Gen Alpha ke Surabaya Era 60-an, Film Na Willa Janjikan Keajaiban Lewat Kacamata Bocah 6 Tahun