- Hindia turut ramaikan hari pertama Synchronize Fest 2025
- Dalam aksi panggungnya memperlihatkan bendera Palestina di layar
- Gambar-gambar lain yang ditampilkan di layar terkait isu-isu sosial
Suara.com - Panggung Dynamic Stage di hari pertama Synchronize Fest 2025, Jumat, 3 Oktober 2025, bukan hanya menjadi arena musik, tetapi juga mimbar penyampaian pesan kemanusiaan.
Hindia, dalam aksi panggungnya memperlihatkan bendera Palestina di layar, tepat sebelum lagu 'Bayangkan Jika Kita Tidak Menyerah'.
"Selamat malam Synchronize Fest! Perkenalkan nama saya Hindia," sapanya, yang langsung disambut riuh penonton.
Reaksi penonton pun terlihat antusias. Banyak dari mereka yang sigap mengabadikan momen berharga tersebut dengan kamera ponsel masing-masing.
Pesan kemanusiaan untuk Palestina bukanlah satu-satunya sikap yang ditunjukkan Hindia malam itu.
Sepanjang pertunjukannya, ia juga menyisipkan berbagai potongan gambar yang menyinggung isu-isu sosial dan keadilan di Tanah Air, seperti foto demonstrasi, tulisan Polisi, Brimob, hingga poster bertuliskan nama Gama dan Affan Kurniawan.
Aksi panggung Hindia tentunya bukan hanya sekadar pesan solidaritas. Sejumlah lagu seperti 'Janji Palsu', 'Dehidrasi', 'Cincin' hingga 'Evaluasi', menggema.
Namun kata Baskara sang vokalis, suaranya saat ini tak begitu prima. Karena itu, ia meminta maaf jika penampilannya kurang maksimal.
"Mohon maaf suara saya agak serak. Pancaroba," ucap sang musisi.
Baca Juga: Wanda Hamidah dari Sisilia: Tekan Pemerintah Indonesia Kawal Misi Kemanusiaan ke Palestina
Meski begitu, penonton tampaknya tak terlalu merasa kecewa. Sebab mereka ikut bernyanyi bersama.
Berita Terkait
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Aksi di Depan Kedubes AS Gaungkan Dukungan untuk Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Tentara Israel Siksa WNI Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Bagaimana Cara Daftar Global Sumud Flotilla untuk Misi Kemanusiaan Gaza?
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Konflik dengan Ibu Jalan Dua Tahun, Ratu Sofya Mulai Kelelahan
-
Adili Idola Edisi Pertama Tayang di Netflix: Ketika Fedi Nuril Dihajar Roasters Habis-habisan
-
Bukan Adegan Seks, Ratu Sofya Tolak Promosi Film karena Haknya Belum Dipenuhi
-
Ratu Sofya Bantah Somasi Ibunya Sendiri, Kronologi yang Dijelaskan di Luar Dugaan
-
Hera eks ART Diduga Bagikan Foto Anak-Anak Erin Taulany di FB Pro, Biar Dapat Cuan
-
Viral Istri Rutin Suntik KB Padahal Suami Pulang Setahun Sekali, Komentar Liar Bermunculan
-
Pengacara Klaim Rekaman CCTV Perlihatkan Tangan Erin Taulany Ditarik Paksa Hera eks ART
-
BURN: Trance Metal Karya Isyana Sarasvati Dobrak Arus Utama
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Main ke Solo, Omar Daniel dan Jeremie Moeremans Cerita Makna Film Keluarga Suami Adalah Hama