-
Ammar Zoni dan komplotannya memakai aplikasi Zangi untuk mengatur peredaran narkoba dari dalam Rutan Salemba.
-
Zangi memiliki sistem keamanan tinggi dengan enkripsi end-to-end, model desentralisasi, dan registrasi anonim.
-
Kasus ini menunjukkan bagaimana teknologi privasi seperti Zangi bisa disalahgunakan untuk kejahatan modern.
Berbeda dengan aplikasi lain yang menyimpan data atau metadata di server terpusat, Zangi tidak memiliki server sama sekali untuk menyimpan riwayat komunikasi pengguna.
Seluruh data hanya tersimpan di perangkat pengguna (ponsel atau komputer). Dengan tidak adanya pusat data, maka tidak ada target yang bisa diserang oleh peretas atau diminta oleh penegak hukum untuk menyerahkan data pengguna.
3. Registrasi Sepenuhnya Anonim
Saat mendaftar di kebanyakan aplikasi pesan, Anda wajib menggunakan nomor telepon, yang secara langsung terhubung dengan identitas Anda.
Zangi menghilangkan kelemahan ini. Pengguna dapat mendaftar tanpa memberikan nomor telepon, alamat email, atau informasi pribadi lainnya.
Sebagai gantinya, aplikasi akan secara otomatis menghasilkan ID pengguna unik.
Fitur anonimitas ini memberikan lapisan perlindungan ekstra, membuatnya sangat sulit untuk melacak siapa sebenarnya di balik sebuah akun.
4. Kebijakan Tanpa Pengumpulan Data
Di era digital di mana data adalah komoditas, Zangi mengambil sikap tegas dengan tidak mengumpulkan data pengguna sama sekali.
Baca Juga: Lingkaran Setan Tak Berujung, Sorotan Kasus Narkoba Ammar Zoni yang Ke-4 Kali
Mereka tidak melacak metadata seperti siapa yang Anda hubungi, kapan, atau dari mana.
Kebijakan ini memastikan bahwa tidak ada jejak digital yang tertinggal yang dapat digunakan untuk menganalisis pola komunikasi atau jaringan sosial pengguna. Privasi pengguna benar-benar dijaga secara absolut.
5. Ideal untuk Komunikasi Terselubung
Kombinasi dari keempat fitur di atas menciptakan sebuah ekosistem komunikasi yang nyaris kedap sadap dan pelacakan.
Inilah alasan mengapa Zangi menjadi pilihan Ammar Zoni dan jaringannya untuk mengoordinasikan transaksi sabu dan tembakau sintetis di dalam Rutan Salemba.
Mereka bisa dengan bebas mengatur logistik, dari penerimaan barang dari luar hingga distribusi di dalam sel, tanpa rasa khawatir percakapan mereka akan terbaca.
Penutup
Kasus ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi privasi tingkat tinggi dapat dimanfaatkan untuk tujuan ilegal, menghadirkan tantangan besar bagi penegakan hukum di era digital.
Berita Terkait
-
Lingkaran Setan Tak Berujung, Sorotan Kasus Narkoba Ammar Zoni yang Ke-4 Kali
-
Ammar Zoni Disebut Jadi Otak Peredaran Narkoba dari Balik Rutan Salemba
-
Ammar Zoni Ikut Edarkan Narkoba di Rutan Salemba, Petugas Curiga Lihat Gerak-geriknya
-
Ammar Zoni Terancam Hukuman Mati? Fakta Terbaru Penangkapan ke-4 Kasus Narkobanya Bikin Merinding
-
Quattrick Narkoba Ammar Zoni, 5 Fakta Miris yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Sinopsis Polar: Niat Pensiun Pembunuh Bayaran Diganggu Mantan Bos, Masih Layak Tonton di Netflix
-
Ahmad Dhani Ultah ke-54, Al Ghazali: Terima Kasih Jadi Sosok Kuat dan Sabar
-
Ayu Ting Ting Belum Daftar Haji, Mau Siapkan Mental dan Fisik Dulu
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Makin Mesra, Kevin Gusnadi Ikut Jadi Panitia Kurban di Rumah Ayu Ting Ting
-
Dihujat, Ria Ricis Jelaskan Oplas Hidung karena Lelah Pakai Obat
-
Dunia Fitnes Dipanaskan Isu Penggunaan Steroid: Perang Terbuka Ade Rai vs Canggih Fitra
-
Cinta yang Terkoyak Menjadi Teror: Badut Gendong Mulai Menghantui Bioskop Hari Ini
-
Masa Depan Tak Boleh Hancur, Bocah 12 Tahun Korban Inses Ayah Kandung Tetap Lanjutkan Sekolah
-
Ayu Ting Ting Akui Dekat dengan Kader Partai Nasdem, Keluarga Beri Lampu Hijau