Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menegur keras MDTV usai menayangkan adegan ciuman bibir dalam program sinetron atau lebih tepatnya telenovela Marimar.
Adegan tersebut muncul pada episode yang tayang 24 September 2025 pukul 17.11 WIB dan langsung menuai sorotan lantaran diklasifikasikan sebagai tayangan remaja (R).
KPI menilai adegan tersebut tidak pantas ditampilkan dalam jam tayang remaja karena melanggar aturan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) tahun 2012.
Komisioner KPI Pusat, Tulus Santoso, menegaskan bahwa program siaran berklasifikasi R tidak boleh menampilkan adegan ciuman bibir antara pria dan wanita.
"Dalam aturan sudah jelas bahwa program siaran dilarang menampilkan adegan ciuman bibir. Ini terdapat dalam Standar Program Siaran (SPS) Pasal 18 huruf g," tegas Tulus Santoso yang juga Koordinator bidang Pengawasan Isi Siaran.
Menurut Tulus, setidaknya terdapat tujuh pasal dalam P3SPS yang dilanggar oleh MDTV, di antaranya menyangkut pelanggaran terhadap norma kesopanan, perlindungan anak, serta penggolongan program siaran.
KPI Pusat kemudian menjatuhkan sanksi administratif berupa teguran tertulis pertama kepada MDTV atas pelanggaran tersebut.
Komisioner KPI Pusat lainnya, Aliyah, juga menyoroti pentingnya lembaga penyiaran menghormati nilai dan norma yang berlaku di masyarakat.
Baca Juga: Samsung ISOCELL HP5: Sensor 200MP dengan Piksel Super Kecil, Hasilnya Bikin Kagum
"Tayangan berklasifikasi R harusnya dipastikan benar-benar aman ditonton remaja. Lembaga penyiaran harus memahami aturan soal penggolongan siaran ini dengan seksama sesuai pedoman penyiaran," jelasnya.
Dia menambahkan bahwa program untuk remaja dilarang memuat konten yang bisa mendorong perilaku tidak pantas atau membenarkannya sebagai hal yang wajar dalam kehidupan sehari-hari.
"Adegan ciuman bibir ini kan tidak pantas bagi mereka. Jangan sampai ini menjadi hal yang lumrah. Ini kan tidak sesuai dengan norma dan etika masyarakat kita," tuturnya.
KPI pun mengingatkan agar MDTV dan seluruh lembaga penyiaran lebih berhati-hati dalam menayangkan program berklasifikasi remaja agar tidak lagi menampilkan konten yang berpotensi melanggar aturan.
Marimar sendiri merupakan telenovela legendaris asal Meksiko yang populer di Indonesia saat pertama kali dirilis akhir 1990-an hingga awal 2000-an.
Ceritanya berpusat pada kisah cinta seorang gadis miskin bernama Marimar (Thalia) dengan pemuda kaya bernama Sergio Santibañez yang pernikahannya ditentang keluarga.
Berita Terkait
-
Sensor Media Venezuela Bikin Warga Kalang Kabut Cari Keluarga yang Terjebak Pascagempa Bumi
-
Tecno Spark 50 Pro Hadir Bawa Sensor Sony LYTIA 600, Siap Gebrak Pasar Indonesia
-
Serial Istri Paruh Waktu Siap Tayang, Konflik Rumah Tangga Penuh Twist Tak Terduga
-
7 HP Murah dengan Sensor Kamera Sony Terbaik April 2026, Foto Dijamin Ciamik
-
Imbas Polemik Baliho Aku Harus Mati, Lembaga Sensor Film Godok Aturan Iklan Ramah Semua Umur
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa