-
Sekelompok warga di Indramayu menggelar aksi simbolik salat jenazah untuk Trans7.
-
Aksi ini dipicu oleh tayangan program Xpose Uncensored yang dinilai merendahkan institusi pesantren dan para ulama.
-
Meski Trans7 telah meminta maaf, kemarahan publik belum reda..
Suara.com - Buntut panjang dari dugaan penghinaan terhadap kiai dan institusi pesantren Ponpes Lirboyo yang ditayangkan stasiun televisi Trans7 terus bergulir.
Meski permintaan maaf resmi telah dilayangkan, gelombang kekecewaan dari kalangan masyarakat agamis tampaknya belum surut.
Puncaknya, sebuah aksi protes simbolik yang unik dan mendalam viral di media sosial, sekelompok warga di Indramayu menggelar salat jenazah untuk Trans7.
Aksi yang menggegerkan jagat maya ini dilakukan oleh sekelompok pria yang menamakan diri Jamiyah Jaosan Karangampel, Indramayu, Jawa Barat.
Dalam sebuah video yang beredar luas, terlihat belasan pria dewasa mengenakan sarung dan peci berbaris rapi membentuk saf salat.
Di depan mereka, tergeletak sebuah guling yang dibungkus kain, diibaratkan sebagai jenazah.
Di atas jenazah tersebut, diletakkan selembar kertas bertuliskan tangan, TRANS7 DWI PUTRI.
Suasana menjadi begitu dramatis ketika seorang pria di barisan depan dengan lantang menyatakan niat mereka.
"Kami dari Jamiyah Jaosan Karangampel, Indramayu, mau melaksanakan salat jenazah untuk Trans7 dan Dwi Putri," ujarnya. "Mudah-mudahan keduanya hancur," lanjutnya, yang kemudian diikuti dengan seruan takbir, "Allahu Akbar!", oleh seluruh jemaah yang memulai salat.
Baca Juga: Menag Tanggapi Tayangan Ponpes Lirboyo di Trans7: Pesantren Tak Layak Dicap Buruk
Aksi ini merupakan bentuk protes keras yang menyimbolkan bahwa Trans7, beserta salah satu presenternya, Dwi Putri, dianggap telah meninggal secara moral".
Bagi mereka, tayangan stasiun televisi tersebut telah melukai hati umat dan merendahkan kehormatan para ulama yang selama ini menjadi panutan.
Kemarahan publik ini bermula dari salah satu episode program investigasi Xpose Uncensored di Trans7. Episode tersebut menyoroti dugaan praktik politik uang dan penyalahgunaan dana di lingkungan pesantren.
Namun, cara penyajian, narasi, dan visual yang digunakan dalam program tersebut dinilai oleh banyak pihak telah menyudutkan dan melakukan generalisasi terhadap seluruh institusi pesantren dan figur kiai di Indonesia.
Tayangan itu dianggap tidak hanya gagal menyajikan pemberitaan yang berimbang, tetapi juga secara serampangan menodai citra pesantren yang merupakan pilar pendidikan karakter bangsa.
Kalangan santri, alumni pesantren, dan berbagai organisasi keagamaan serentak menyuarakan protes keras.
Berita Terkait
-
Menag Tanggapi Tayangan Ponpes Lirboyo di Trans7: Pesantren Tak Layak Dicap Buruk
-
Sejarah Pondok Pesantren Lirboyo, Telah Berdiri Sejak Tahun 1910
-
Maaf dari Trans7 Belum Cukup, Alumni Ponpes Lirboyo Ingin Bertemu PH Program Xpose Uncensored
-
Ketum Panji Bangsa Kecam Trans7: Lecehkan Pesantren Berarti Melecehkan Jati Diri Bangsa
-
Cak Imin Ikut Geram, Sebut Trans7 Sinis dan Kambinghitamkan Pesantren Lirboyo: Kita Protes!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun
-
Ogah Foto Gratisan, Pinkan Mambo Todong Fans Pakai Kantong Kresek: Duitnya Mana?
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Lagu Erika Viral karena Lecehkan Perempuan, HMT ITB Resmi Minta Maaf dan Tarik Konten
-
GIGI Akui Ada Perbedaan Pendapat dan Gesekan, Pastikan Thomas Ramdhan Batal Hengkang
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga