Suara.com - Ali Khamenei yang merupakan sosok pemimpin tertinggi Iran tewas dalam serangan Amerika Serikat-Israel pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat.
Khamenei meninggal dunia di usia 86 tahun dan diyakini syahid.
Khamenei pun telah mengantisipasi apabila dirinya terbunuh dalam serangan militer Amerika Serikat dan Israel beberapa hari lalu.
Kesedihan tengah dirasakan masyarakat Iran hingga menetapkan tiga hari ke depan sebagai Hari Berkabung Nasional.
Umat muslim di dunia pun ikut berduka melalui media sosial. Seperti di X, kata 'Syahid' sampai jadi trending.
Khamenei diyakini syahid lantaran meninggal dalam perang untuk membela agama Islam.
Pernyataan Ali Khamenei tentang mati syahid kepada seorang anak kecil lantas kembali diperbincangkan.
Dalam video yang dibagikan ulang akun @pen9hulu, seorang anak kecil terlihat mendatangi Khamenei untuk minta didoakan.
"Agha, doakan aku jadi syahid," ujarnya.
Baca Juga: Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
Sebagai informasi, Agha berarti 'Tuan' dalam bahasa Persia tetapi biasanya digunakan untuk sosok yang dihormati atau pemimpin,
"Kau? Syahid?" tanya Khamenei sambil terkekeh menanggapi permintaan doa yang begitu polos dari anak kecil tersebut.
"Nak, tumbuhlah dulu dengan baik. Insha Allah tumbuh besar, tubuhmu kuat, hatimu luas," lanjutnya.
Jawaban Khamenei menyiratkan bahwa hidup berguna di dunia bisa membawa seseorang meninggal dengan syahid.
"Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Carilah ilmu yang bermanfaat. Dan InshaAllah jadilah cahaya bagi umat ini," tutur Khamenei.
"Hiduplah panjang umur 80 atau 90 tahun. Baru setelah itu, wafatlah sebagai syahid," pungkasnya.
Profil Singkat Ali Khamenei
Ayatollah Ali Khamenei lahir pada 19 April 1939 di Mashhad, Iran.
Tumbuh dalam keluarga sederhana di bawah bimbingan ayahnya, Sayyed Javad Khamenei, membuat Khamenei memulai perjalanan intelektualnya sejak dini.
Pendidikannya diawali dengan mempelajari Alquran di maktab sebelum akhirnya mendalami ilmu agama secara formal di berbagai institusi bergengsi di kota kelahirannya.
Di masa mudanya, Khamenei menunjukkan dedikasi yang luar biasa terhadap studi Islam.
Maka dalam waktu singkat, Khamenei berhasil menuntaskan kurikulum menengah dan melanjutkan pendidikan ke tingkat darse kharij di bawah bimbingan ulama besar seperti Ayatollah Agung Milani.
Perjalanan studinya sempat membawanya hingga ke Najaf, Irak, pada 1957.
Namun, demi menghormati keinginan sang ayah, Khamenei kembali ke Iran untuk belajar di Qom hingga tahun 1964.
Masa studinya di Qom berakhir ketika Khamenei kembali ke Mashhad untuk merawat ayahnya yang mengalami gangguan penglihatan.
Kontributor : Neressa Prahastiwi
Tag
Berita Terkait
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Apa Itu Gelar Ayatollah yang Disandang Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran?
-
Mengapa Amerika Menyerang Iran? Ali Khamenei Tewas dalam Serangan Rudal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Omar Daniel Masuk UGD, Tetap Lanjut Syuting Demi Kejar Deadline
-
Dituding Pansos Usai Singgung Istri Virgoun Hamil Duluan, Begini Pembelaan Luna Alhamdy Putri
-
Buntut Perang AS vs Iran, Bandara King Abdulaziz Terbitkan Surat Peringatan Perjalanan
-
Luna Maya Terseret Arus Sungai Saat Syuting Film Suzzanna, Begini Kronologinya
-
Luna Alhamdy Bongkar Alasan Putus dari Virgoun, Singgung Nama Lindi Fitriyana dan Isu Hamil
-
Tasya Farasya Minta Maaf Usai Dituduh Jadi Penyebab Bunga Sartika Mundur dari Host Spill Skincare
-
Heboh Perang AS - Israel vs Iran Dikaitkan dengan Hadis Dajjal, Angka 70 Ribu Jadi Sorotan
-
Rachel Vennya dan Niko Al Hakim Akur Lagi, Nama Nanda Zhafira Ramai Disebut di Kolom Komentar
-
Donald Trump Klaim Serangan Sukses, Pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei Disebut Tewas di Kantornya
-
Bintangi Film Setannya Cuan, Ben Kasyafani Sempat 10 Kali Ulang Adegan di Tengah Hujan