- Cita-cita model Ana Marlia untuk menjadi artis terkenal pelan-pelan menemukan jalannya.
- Berkarier sebagai model, Ana kini mulai membintangi sejumlah sinetron.
- Meski begitu, cita-cita Ana ingin membintangi film layar lebar.
- Meski harapan itu belum terkabul, Ana tidak berkecil hati dan tetap optimis, apalagi dia mendapat dukungan langsung dari artis senior Yati Surachman.
Suara.com - Gemerlap panggung fashion kini tak lagi menjadi satu-satunya medan juang bagi Ana Marlia.
Model asal Purwakarta, Jawa Barat, ini telah mantap melangkahkan kaki ke dunia akting, membawa serta semangat membara dan dedikasi tinggi untuk menaklukkan layar kaca nasional.
Sejak usia remaja, Ana Marlia telah akrab dengan dunia modeling.
Berbagai ajang fashion show di Bandung, Cirebon, dan sejumlah kota di Jawa Barat menjadi saksi bisu kemampuannya berlenggak-lenggok di atas catwalk.
Namun, di balik sorotan lampu panggung dan riuhnya tepuk tangan, Ana menyimpan sebuah mimpi yang lebih besar: menjadi seorang aktris.
Keinginannya untuk berakting semakin menguat setelah ia terinspirasi oleh sosok aktris senior legendaris, Yatti Surachman, yang dikenal dengan karakter kuat dan karismatiknya.
"Dari kecil aku sudah pengin banget main film," ujar Ana dengan mata berbinar saat ditemui di sebuah kafe di Jakarta Selatan.
"Waktu teman menawari ikut sinetron, aku langsung terima. Buatku ini kesempatan belajar dan mengasah kemampuan akting," katanya menyambung.
Kalimat tersebut bukan sekadar ucapan, melainkan cerminan dari tekad bulat Ana untuk merintis karier di dunia yang baru baginya.
Perjalanan Ana di dunia akting dimulai dengan peran-peran kecil di sejumlah sinetron populer.
Namanya mulai muncul di deretan judul-judul familiar seperti Anak Jalanan, Anak Langit, Kun Anta 1, Magic 5, The Girl in the City, Diantara Dua Cinta, hingga Kuasa Ilahi.
Meski belum mendapatkan peran utama, Ana tidak pernah merasa kecil hati.
Baginya, setiap kesempatan adalah ajang pembuktian diri dan wadah untuk terus belajar.
"Bagi aku, akting bukan cuma soal tampil di teve. Ini soal proses dan komitmen. Aku ingin terus berkembang dan belajar supaya bisa memberikan yang terbaik," tuturnya.
Ketekunan dan profesionalisme Ana di lokasi syuting mulai membuahkan hasil. Dia dikenal sebagai sosok yang totalitas dalam setiap peran.
Berita Terkait
-
Sentil Janji 19 Juta Lapangan Kerja Gibran, Siapa Otak Sinetron Para Pencari Tuhan?
-
Film Waru: Sebuah Perjanjian Pesugihan Berdarah yang Mematikan!
-
Review Film Lintrik: Ilmu Pemikat, Cinta Segitiga yang Berujung Petaka!
-
Sinetron PPT Jilid 18 Berani Sentil Fufufafa sampi Buzzer, Siapa Sutradaranya?
-
Ogah Bergantung ke Obat, Yati Surachman Punya Ramuan Lawan Penyakit di Usia 67 Tahun
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Doktif Puas dr Richard Lee Ditahan: Akhirnya Kebenaran Terungkap
-
Napak Tilas Penuh Emosi, Para Pemain Danur: The Last Chapter Kunjungi Bandung Sebelum Film Tayang
-
Innalillahi, Donny Fattah Bassist God Bless Meninggal Dunia
-
Ini Alasan Polisi Menahan dr Richard Lee
-
Dokter Richard Lee Akhirnya Dijebloskan ke Sel Tahanan Malam Ini
-
Selebgram Erika Octavian Dimasukkan ke RSJ oleh Suami Sendiri
-
Wulan Guritno Syok! Sekolah di NTT Tak Punya Toilet Layak, Siswi Harus Tahan Malu dan Haus
-
Firdaus Oiwobo Ultimatum Iran dan Israel Hentikan Perang: Kalau Tidak Saya Kirim Senjata Ini!
-
Catat Rekor, Kirana Larasati Waswas Lawan Arus di Kedalaman 127,8 Meter
-
Pendukung Reza Pahlevi Rayakan Kematian Ali Khamenei dengan Turun ke Jalan dan Minum Alkohol