-
Dwi Andhika mengungkapkan bahwa ia sempat mengalami demam berdarah dan tifus sebelum akhirnya didiagnosis mengalami infeksi jaringan lunak di paha.
-
Infeksi tersebut berkembang menjadi abses berbahaya dekat saraf dan kelenjar getah bening, sehingga harus segera dioperasi.
-
Setelah operasi dua jam dan delapan hari perawatan, kondisi Dwi Andhika kini membaik, meski ia masih dalam proses pemulihan.
Suara.com - Aktor sekaligus presenter Dwi Andhika membawa kabar mengejutkan mengenai kondisi kesehatannya sebulan terakhir.
Tak hanya terserang demam berdarah, presenter kondang ini ternyata juga harus menjalani operasi serius akibat infeksi langka yang bersarang di pahanya.
Saat ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan pada Jumat, 24 Oktober 2025, Dwi Andhika membeberkan kronologi penyakit yang membuatnya harus istirahat total dari dunia hiburan untuk sementara waktu.
Semua bermula sekitar tanggal 22 September 2025, saat tubuhnya tiba-tiba ambruk karena kelelahan. Setelah pemeriksaan darah, dia didiagnosis menderita tifus dengan suhu tubuh yang sangat tinggi.
"Awalnya pertama kan aku rawat jalan dulu, home care. Ya itu menyatakan kalau aku tifus," ungkap Dwi Andhika.
"Tingginya (suhu) sampai 39-40 derajat, itu kan sudah enggak enak banget rasanya, sudah gitu pusing bukan kepalang gitu," ucapnya menyambung.
Selama dua Minggu berjuang melawan tifus, Dwi Andhika merasakan ada keanehan lain di tubuhnya.
Sebuah bengkak misterius muncul di paha kanannya dan terus membesar hingga membuatnya panik.
"Disaat berbarengan merasakan ketidakenakan itu, aku juga merasakan ketidakenakan di kaki aku. Tifusnya sudah selesai, kok kakinya tambah bengkak tambah bengkak, akhirnya sampai ngebentuk kayak telur gitu loh di paha ini," tuturnya.
Baca Juga: Pernyataan Lengkap 'Jule' Julia Prastini Soal Selingkuh, Minta Maaf ke Keluarga dan Brand
Kondisi itu memaksanya untuk dilarikan ke rumah sakit. Hasil pemeriksaan menunjukkan sebuah diagnosis yang tak pernah dia bayangkan, yakni infeksi jaringan lunak yang sudah sangat dalam dan membentuk abses atau kantung nanah.
Lokasi infeksi yang sangat berbahaya membuat tim medis tidak punya pilihan selain melakukan operasi.
Pasalnya, benjolan tersebut berada sangat dekat dengan pusat saraf, kelenjar getah bening, dan jalur peredaran darah utama di paha.
"Ternyata aku terkena infeksi jaringan lunak yang dalam banget. Ada absesnya, dan itu tuh dekat ke getah bening dan saraf dan semua peredaran darah," jelasnya.
"Jadi, akhirnya mau enggak mau harus dilakukan operasi yang cukup lama, eh dua jam, operasinya lumayan lama," sambung Dwi Andhika.
Akibat rangkaian penyakit ini, dia harus dirawat di rumah sakit selama delapan hari dan menjalani pemulihan panjang yang membuatnya kesulitan berjalan normal.
Kini, meski sudah jauh lebih baik, Dwi Andhika mengaku energinya belum pulih sepenuhnya.
Berita Terkait
-
Larang Ardina Rasti ke Dapur, Arie Dwi Andhika Pilih Belanja ke Pasar dan Masak Sendiri
-
Kolektor Art Toys, Rangga Moela BNS Hype Buka Cabang Baru di PIK 2
-
Alasan Dwi Andhika Masih Melajang di Usia 39 Tahun, Padahal Chika Jessica Kasih Lampu Hijau
-
Komentar Para Artis Soal Titiek Puspa Dimakamkan Bareng Pahlawan
-
Dwi Andhika Rindu Pelukan dan Kritik Khas Titiek Puspa: Eyang Seperti Keluarga Sendiri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian