-
Pemulihan panjang akibat penyakit serius membuat Dwi Andhika mengalami tekanan mental dan perubahan sifat.
-
Energi dan keceriaannya hilang karena kombinasi rasa sakit fisik dan efek tifus.
-
Sahabatnya menyadari perbedaan drastis, dari sosok heboh menjadi lebih pendiam dan tertutup.
Suara.com - Sebulan berjuang melawan penyakit serius rupanya tak hanya menguras fisik presenter Dwi Andhika, tetapi juga menyerang kondisi mentalnya.
Sosoknya yang dikenal ceria, heboh, dan penuh energi mendadak hilang, berganti menjadi pribadi yang lebih pendiam.
Ditemui di kawasan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, pada Jumat, 24 Oktober 2025, Dwi Andhika mengakui bahwa proses pemulihan yang panjang membuatnya sangat tertekan.
Dipaksa istirahat total dan tidak melakukan aktivitas apapun selama sebulan penuh menjadi pukulan berat baginya. Hal ini secara langsung berdampak pada kondisi psikisnya.
"Tiba-tiba selama sebulan aku diistirahatkan, tidak ada aktivitas, mental juga lumayan keganggu," ungkap Dwi Andhika.
Perubahan drastis pada dirinya bahkan disadari oleh sahabat-sahabat terdekatnya. Mereka merindukan sosok Dwi Andhika yang dulu, yang selalu berhasil memecah suasana dengan tingkah lakunya yang aktif dan heboh.
"Sahabat-sahabat dari Insert juga pada bilang, 'Aduh kok kangen ya sama Dwi Andhika yang dulu ya, yang petakilan heboh. Terus tiba-tiba sekarang jadi pendiam'," tuturnya.
Aktor sekaligus presenter ini menjelaskan, perubahan sifatnya itu bukan tanpa alasan. Selain karena harus menahan rasa sakit akibat infeksi di pahanya, efek dari penyakit tifus juga membuat energinya terkuras habis.
"Karena memang itu nahan sakit, terus energinya juga sangat low banget," jelasnya.
Baca Juga: Jarang Wara-wiri di TV, Dwi Andhika Bantah Sepi Job
Kombinasi antara sakit fisik dan tekanan mental membuatnya terus-menerus merasa jatuh.
"Apalagi yang namanya tifus itu kan bisa lama. Jadinya, itulah yang membuat aku jadi drop, drop, drop, drop, tambah drop lagi," pungkas Dwi Andhika.
Berita Terkait
-
Dwi Andhika Jalani Operasi Serius Akibat Infeksi Langka di Paha Setelah Tifus dan DBD
-
Larang Ardina Rasti ke Dapur, Arie Dwi Andhika Pilih Belanja ke Pasar dan Masak Sendiri
-
Kolektor Art Toys, Rangga Moela BNS Hype Buka Cabang Baru di PIK 2
-
Alasan Dwi Andhika Masih Melajang di Usia 39 Tahun, Padahal Chika Jessica Kasih Lampu Hijau
-
Komentar Para Artis Soal Titiek Puspa Dimakamkan Bareng Pahlawan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
Terkini
-
Sopir Taksi Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Diduga Tolak Mobilnya Diderek
-
7 Korban Kecelakaan Maut Kereta di Stasiun Bekasi Timur Sedang Berulang Tahun
-
Sering Ugal-ugalan, Identitas Sopir Taksi Hijau Dikuliti Netizen: Buangan Bluebird!
-
Muncul Spekulasi Liar, Raffi Ahmad Klarifikasi Soal Kehadirannya di Lokasi Kecelakaan Kereta Bekasi
-
Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
-
Polisi Klaim 10 Jenazah Korban Kecelakaan KAI di RS Polri Kramat Jati Belum Teridentifikasi
-
Masuk Jajaran Lima Bupati Terbaik, Lucky Hakim Sebut Bukan Capaian Pribadi
-
Harganya di Bawah Rp50 Juta, Ini Penampakan Cincin Nikah Syifa Hadju
-
Kronologi Kreator Konten Della Septiani vs Dealer BYD di Bali: Klaim Dicuekin Sales hingga Somasi