-
Video ratusan PPPK Boalemo menari gembira di bawah semprotan air truk pemadam viral di media sosial.
-
Aksi tersebut merupakan ungkapan syukur usai pelantikan dan penyerahan SK PPPK setelah penantian panjang.
-
Momen itu menjadi simbol perjuangan dan kebahagiaan para mantan tenaga honorer yang akhirnya mendapat kepastian status.
Suara.com - Sebuah video yang menampilkan pemandangan tak biasa mendadak viral dan mencuri perhatian warganet.
Di sebuah lapangan luas, ratusan orang berseragam Korpri biru terlihat menari dengan penuh sukacita di tengah semprotan air deras dari sebuah truk pemadam kebakaran.
Ini bukanlah aksi unjuk rasa yang dibubarkan, melainkan puncak luapan kebahagiaan para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Boalemo, Gorontalo, yang baru saja dilantik secara resmi.
Momen yang terekam dalam video tersebut adalah bagian dari perayaan usai penyerahan Surat Keputusan (SK) kepada ribuan PPPK.
Setelah melalui proses penantian yang panjang dan penuh ketidakpastian, pengangkatan ini menjadi sebuah anugerah yang disambut dengan tangis haru sekaligus tawa gembira.
Suasana formal pelantikan seketika berubah menjadi pesta rakyat yang penuh energi positif.
Dalam video, terlihat para ibu-ibu PPPK yang baru dilantik tak ragu meluapkan kegembiraan mereka.
Dengan iringan musik yang membangkitkan semangat, mereka membentuk barisan dan menari bersama.
Ekspresi lega dan bahagia terpancar jelas dari wajah mereka. Beberapa di antaranya bahkan mendekati sumber semprotan air, seolah menyambut hujan berkah yang membasahi seragam kebanggaan mereka.
Baca Juga: Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai
Pemandangan ini menjadi simbol dari perjuangan panjang para pegawai, yang sebagian besar sebelumnya berstatus sebagai tenaga honorer.
Bagi mereka, SK PPPK bukan hanya selembar kertas, melainkan sebuah pengakuan, kepastian status, dan jaminan kesejahteraan yang lebih baik bagi keluarga mereka.
Euforia ini adalah cerminan dari rasa syukur yang mendalam setelah bertahun-tahun mengabdi.
Aksi semprotan air dari mobil water cannon Dinas Pemadam Kebakaran Boalemo menjadi sentuhan unik yang membuat perayaan ini semakin istimewa.
Alih-alih digunakan untuk membubarkan massa, water cannon kali ini berfungsi sebagai pendingin suasana yang panas dan simbol penyucian, membersihkan segala lelah dan penat selama masa penantian.
Para peserta tampak menikmati setiap tetes air yang menyirami mereka, tertawa lepas tanpa beban.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah di Penjara, Dimas Kanjeng Kembali Berjaya? Fakta di Balik Padepokannya yang Kembali Ramai
-
Merasa Difitnah, Mahasiswi Penerima KIP-K Thalita Sandra Lawan Balik dan Bawa Kasus ke Ranah Hukum
-
Legislator PKB Dukung PPPK Jadi PNS, Ini Alasan Kesejahteraan dan Karier di Baliknya
-
Guru Madrasah Demo di Jakarta, Teriak Minta Jadi PNS, Bisakah PPPK Diangkat Jadi ASN?
-
Minta Diangkat Jadi ASN, Guru Madrasah Kepung Monas: Kalau Presiden Berkenan Selesai Semua Urusan
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
-
Ledakan Besar di Baghdad! Kedutaan AS Diserang Drone dan Roket
Terkini
-
Baim Wong Beri Kode Honor Reza Rahadian, Setara 2 Lamborghini?
-
Ditinggal Ammar Zoni, dokter Kamelia Kepincut Reza Arap?
-
Ian Wibisono Drummer Rocker Kasarunk Meninggal Dunia
-
Olah TKP Kasus Zina Inara Rusli Makan Waktu 1 Jam, Tak Ada Rekonstruksi Adegan
-
7 Potongan CCTV Jadi Bukti Kasus Zina Inara Rusli, Diragukan Ada Unsur Pidana
-
Sudah Dipastikan Hoaks, Tiket Pesawat Garuda Rp200 Juta Jadi Guyonan: Ini Mau ke Bulan?
-
Diduga Antivaksin, Patricia Gouw Buru-Buru Klarifikasi: Aku Bawa Dokter ke Singapura!
-
Pengacara Inara Rusli Akui Ada Rekaman CCTV: Tidak Perlihatkan Penetrasi, Hanya 2 Menit
-
Hounds of War: Simfoni Balas Dendam yang Brutal, Sahur Ini di Trans TV
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987