-
Kunto Aji kritik keras gelar pahlawan untuk Soeharto.
-
Menilai perdebatan aneh dan mempertanyakan hasil Reformasi 1998.
-
Ajak netizen jaga kewarasan, blokir perdebatan tak produktif.
Suara.com - Keputusan Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Presiden ke-2 RI, Soeharto menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan.
Salah satu musisi Kunto Aji, yang ikut meluapkan kekecewaannya secara tajam melalui media sosial soal pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto.
Melalui sebuah utas di akun X (sebelumnya Twitter) miliknya, Kunto Aji mempertanyakan esensi dari perjuangan Reformasi 1998 jika perdebatan soal kelayakan Soeharto sebagai pahlawan kembali muncul.
"Ada di titik memperdebatkan apakah Soeharto layak atau tidak jadi presiden aja udah aneh buatku. Segini aja nih reformasi?" cuit Kunto Aji pada Senin, 10 November 2025.
Kekecewaan Kunto Aji tak hanya berhenti pada keputusan tersebut, tetapi juga merembet pada pola diskusi yang terjadi di ruang digital.
Menurutnya, perdebatan dengan para pendukung atau buzzer terkait isu ini terasa sia-sia karena narasi yang digunakan selalu seragam dan mudah ditebak.
"Bahkan buzzer dan penyefongnya pun tidak menarik untuk didebat," lanjutnya.
Pelantun lagu "Rehat" ini juga menyoroti taktik lama yang kembali digunakan untuk membungkam suara kritis, yakni dengan melabeli pihak yang kontra sebagai simpatisan Partai Komunis Indonesia (PKI).
"Yang menolak dianggap simpatisan PKI. Seragam di semua platform. Gak ada narasi lain. Blogh," ungkap Kunto Aji.
Baca Juga: Pasca Ledakan, Menteri PPPA Pastikan SMAN 72 Jakarta Aman: Senin Mulai Sekolah!
Ia menilai tudingan tersebut tidak lagi relevan dan tidak masuk akal di era politik modern saat ini, di mana diskursus publik sudah berkembang ke arah isu-isu yang lebih progresif.
"Di era partai buruh dan usaha untuk mewujudkan partai hijau. Orang gila mana yang mau bangkitin ideologi komunis," tegasnya.
Merasa bahwa interaksi lebih lanjut tidak akan produktif, Kunto Aji menyarankan pengikutnya untuk tidak meladeni perdebatan kusir dan memilih untuk menjaga kewarasan.
"Langsung block sama report saja, gaperlu interaksi," sarannya kepada netizen.
Di akhir, Kunto Aji seolah menyimpulkan perasaannya melalui sebuah unggahan di Instagram Story.
Ia menunjukkan upayanya untuk menjaga kesehatan mental di tengah situasi yang disebutnya sebagai "zaman edan."
"Aku butuh menjaga kewarasan di zaman edan ini. Mancing anyone?" tutupnya.
Berita Terkait
-
Profil Sarwo Edhie Wibowo: Mertua SBY yang Diberi Gelar Pahlawan Nasional
-
Komnas Perempuan Usulkan Empat Tokoh Wanita Jadi Pahlawan Nasional
-
Hanya 8 Persen Perempuan Jadi Pahlawan Nasional, Komnas Perempuan Kritik Pemerintah Bias Sejarah
-
40 Caption dan Quotes Hari Pahlawan untuk Status WA, Facebook, dan Motivasi
-
Kisah Rahmah El Yunusiyyah: Pahlawan Nasional dan Syaikhah Pertama dari Universitas Al-Azhar
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Saemen Fest 2026: Festival Musik Lintas Genre Siap Guncang Jogja pada 19 Juli 2026
-
Venom: Let There Be Carnage,saat Tom Hardy Bertemu Lawan Seimbang
-
Berawal dari Keterbatasan, Wiraswasta Asal Situbondo Ini Sukses Jadi Bintang eFootball Nasional
-
Guns N' Roses Kembali ke Jakarta! Ini Jadwal dan Daftar Harga Tiket Konser Termegah 2026
-
Mufli Ananda Umur Berapa? Asisten Raffi Ahmad yang Disorot usai Jadi Komisaris
-
Bangkit dari Persahabatan SMA, This is EQUAL Resmi Debut Lewat EP Kirei
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!
-
Venom: Ketika Tom Hardy Berbagi Tubuh dengan Parasit Luar Angkasa, Malam Ini di Trans TV
-
Kisah Anas Fikry dan Risky Adelia Membangun Konten Berbasis Kejujuran dan Aksi Sosial
-
Sineas Muda Soroti Akses Layar Bioskop, Menekraf Janji Perkuat Ekosistem Film Nasional