-
Komnas Perempuan usulkan empat tokoh perempuan pejuang menjadi pahlawan nasional.
-
Banyak perempuan pemberani yang kontribusinya selama ini terpinggirkan dari sejarah nasional.
-
Keempat tokoh tersebut adalah Siti Manggopoh, Putmainah, Sri Mangun Sarkoro, dan Ida Nasution.
Suara.com - Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mendesak negara untuk memberikan pengakuan yang lebih luas kepada tokoh-tokoh perempuan yang selama ini terpinggirkan dari narasi sejarah nasional. Ketua Komnas Perempuan, Maria Ulfah Anshor, menilai banyak pejuang wanita gagah berani yang kontribusinya belum diakui secara resmi.
Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan, Maria menyebutkan empat nama tokoh perempuan yang dinilai sangat layak diangkat sebagai pahlawan nasional. Keempatnya adalah Siti Manggopoh, Putmainah, Sri Mangun Sarkoro, dan Ida Nasution.
"Siti Manggopoh adalah pejuang dari Sumatera Barat yang memimpin perlawanan terhadap pajak kolonial," kata Maria dalam webinar Komnas Perempuan, Senin (10/11/2025).
Ia juga menyoroti peran tokoh lainnya:
- Putmainah: Seorang aktivis Gerakan Wanita Indonesia (Gerwani) yang teguh berjuang meski sempat ditahan.
- Sri Mangun Sarkoro: Dikenang sebagai sosok yang gigih memperjuangkan hak pendidikan bagi kaum perempuan.
- Ida Nasution: Seorang aktivis dan jurnalis pemberani yang vokal mengkritik kolonialisme dan hilang secara misterius pada masa revolusi.
Menurut Maria, pengakuan terhadap para tokoh ini bukan sekadar soal gelar, tetapi juga tentang penegasan moral bangsa.
"Mereka bukan hanya bagian dari sejarah, tetapi juga penanda moral bangsa. Perjuangan untuk kemerdekaan, keadilan, dan kesetaraan adalah kesatuan nilai yang tidak dapat dipisahkan," katanya.
Komnas Perempuan berharap, melalui momentum ini, kesadaran publik dan generasi muda akan tumbuh untuk mengenal serta meneladani perjuangan para tokoh perempuan yang telah membentuk perjalanan bangsa Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?