Suara.com - Sebelum menjadi komika terkenal seperti sekarang, Kiky Saputri pernah menjadi guru di sekolah.
Di berbagai kesempatan, pemain acara komedi Lapor Pak! itu kerap bercerita soal gajinya yang diterima saat menjadi guru.
Dengan gaji yang tak seberapa, Kiky Saputri harus memutar otak agar dirinya tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Ia bahkan tak bisa membeli makanan enak karena ia hanya menerima upah senilai Rp20 ribu per hari saat menjadi honorer.
“Dulu sehari Rp20 ribu, ayam geprek Rp25 ribu dulu, jadi enggak dapat beli ayam geprek,” ujar Kiky di acara FYP pada Rabu (26/11/2025).
Yang lebih mencengangkan, Kiky bercerita bahwa ia sempat merasakan makan nasi dengan lauk biskuit lantaran harganya murah dan bisa dibeli di warung.
“Saya pernah makan nasi lauknya biskuit. Tahu enggak biskuit yang kuat jadi macan? Itu harganya Rp500,” kenang Kiky.
Sebelumnya, ia juga sempat makan dengan lauk makanan ringan hingga kerupuk.
“Karena dulu kan pakai chiki ini udah pernah, jadi kayak apalagi ya di warung yang dapet gitu. Kerupuk udah pernah,” ujarnya.
Baca Juga: Kiky Saputri Bawa Anak ke Lokasi Syuting, Reaksi Baby Kayya Bikin Gemas
Meski mendapatkan gaji pas-pasan dan jauh dari kata layak, Kiky masih bisa bersyukur ketika melihat murid-murid yang dulu pernah diajarnya menjadi orang sukses.
Istri Muhammad Khairi itu menceritakan bahwa ia sempat bertemu beberapa muridnya yang kini sudah bekerja di tempat yang enak.
“Waktu kemarin kan aku ke Bali, satu pesawat sama murid aku dulu dia SMP. Sekarang dia udah kerja di ekspor impor, masya Allah,” kata Kiky.
“Ada juga udah jadi chef di luar negeri. Bangga banget lah, apa lagi dia masih kenal,” lanjutnya.
Saat masih menjadi guru, Kiky kerap menghabiskan waktu sepulang mengajar untuk mampir ke kafe dan menonton stand up comedy.
Awalnya Kiky hanya menjadi penonton dan menikmati lawakan yang dibawakan oleh para pelawak tunggal tersebut, namun siapa sangka dari situ kemudian ia mengenal dunia yang kini membesarkan namanya.
Berita Terkait
-
Tiket Normal The Founder5 II Resmi Dibuka! Siap-Siap untuk Tawa yang Lebih Gila dan Savage!
-
Bukan Sekadar Tawa, Ernest Prakasa Bongkar 'Jalan Halus' Komedi untuk Sampaikan Kritik Tajam
-
Kronologi Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Bareskrim Polri Imbas Lawakan Adat Toraja
-
4 Kontroversi Materi Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono yang Bikin Heboh
-
Sule Tak Dapat Job TV 3 Tahun Gara-gara Tolak Di-roasting, Kasus Kiky Saputri atau Shandy Aulia?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
Sinopsis The King's Warden, Film Terlaris ke-2 di Box Office Korea
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Anwar BAB Sempat Merasa Janggal Sebelum Boiyen Menikah dengan Rully Anggi Akbar
-
Shindy Samuel Minta Maaf ke Rendy usai Ditalak, Akui Tak Bisa Penuhi Nafkah Batin
-
Review Ready or Not 2: Ketegangan Tanpa Henti tapi Tetap Bikin Tertawa
-
Review Golden Job: Misi Terakhir yang Berujung Pengkhiantan, Malam Ini di Trans TV
-
Buntut Tamara Bleszynski Tak Dampingi Teuku Rassya di Pelaminan, Mantan Suaminya Dihujat
-
Tak Dilibatkan Urus Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Ahmad Dhani Akui Cuma Diminta Sumbangan
-
Update Casting Harry Potter 2026: Ralph Fiennes Sebut Satu Nama Mengejutkan untuk Voldemort Baru