- Banjir bandang di Sumatera menimbulkan ratusan korban. Ferry Irwandi menggalang dana dan terkumpul 1 miliar rupiah dalam tiga jam.
- Krisis di Sumatera memicu solidaritas publik. Penggalangan dana Ferry Irwandi langsung menembus 1 miliar rupiah.
- Ferry Irwandi mengajak warga membantu korban banjir Sumatera, dan donasi cepat mencapai 1 miliar rupiah.
Suara.com - Bumi Andalas tengah berduka. Banjir bandang yang melanda berbagai wilayah di Sumatera menghancurkan rumah, memutus akses antarwilayah, dan membuat kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi.
Ribuan warga kini harus bertahan hidup dalam kondisi serba terbatas, mengandalkan bantuan sementara yang datang dari berbagai penjuru. Dalam situasi darurat ini, seruan untuk membantu menggema di seluruh negeri: Sumatera butuh bantuan.
Hingga 1 Desember 2025, angka korban terus bertambah. Ratusan jiwa telah meninggal, ratusan lainnya masih dalam pencarian, dan puluhan ribu orang terpaksa mengungsi.
Duka itu meluas dari Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, menyisakan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan mereka yang kehilangan tempat tinggal.
Di tengah kondisi yang mencekam ini, kebutuhan seperti bahan makanan, pakaian layak, tenda, obat-obatan, serta akses logistik menjadi hal yang mendesak.
Di saat banyak pihak masih berupaya memahami besarnya kerusakan, gerakan solidaritas dari masyarakat justru muncul dengan luar biasa cepat.
Salah satu yang paling menonjol datang dari Ferry Irwandi, aktivis muda sekaligus pendiri Malaka Project, sebuah inisiatif sosial yang mendorong generasi muda untuk berpikir kritis dan bersikap empatik terhadap persoalan kemanusiaan.
Melalui kampanye digital dan siaran langsungnya, Ferry berhasil menggerakkan ribuan orang untuk turun tangan. Hanya dalam tiga jam sejak penggalangan dana dimulai, jumlah donasi telah menembus angka satu miliar rupiah.
Dalam pembaruan yang ia sampaikan kepada para pendukungnya di Instagram, Ferry mengungkapkan rasa haru sekaligus kekagumannya terhadap besarnya antusiasme publik.
Baca Juga: IDAI Desak Banjir Sumatera Jadi Bencana Nasional: Anak Paling Rentan Terimbas
"Halo teman-teman, gue cuma mau ngupdate. Ini udah 3 jam sejak kita publish dan sekarang donasi untuk korban di Pulau Sumatera sudah menyentuh 1 miliar rupiah. Tepuk tangan dong semuanya!" ujarnya.
Ia kemudian menambahkan, "Warga sipil luar biasa sekali, memang gila, militan gila kalian. Warga jaga warga, mari bersatu teman-teman."
Hal itu menggambarkan betapa kuatnya solidaritas warga ketika bencana melanda. Bagi Ferry, dorongan donasi yang begitu masif menjadi bukti bahwa kepedulian masyarakat Indonesia masih hidup dan mengakar.
Ia pun mengumumkan bahwa aksi solidaritas ini tidak berhenti di angka tersebut. Ferry bersiap melanjutkan penggalangan dana melalui siaran langsung maraton yang rencananya berlangsung hingga keesokan hari.
"See you! Nanti malam kita bakal live maraton semalaman sampai jam 11 siang besok. Kita nggak punya target, sebanyak-banyaknya aja, karena semakin banyak, semakin banyak juga yang terbantu. Kita bakal berusaha secepat mungkin supaya semuanya tersalurkan."
Gerakan Ferry Irwandi dan ribuan pendukungnya menegaskan kembali semangat warga jaga warga. Ketika bencana datang tanpa memperingatkan, masyarakat bergerak lebih cepat dari birokrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang
-
Syekh Ahmad Al Misry Dilaporkan Kasus Pelecehan, Beasiswa Mesir Diduga Jadi Kedok Dekati Santri
-
Boiyen Akui Nafkahi Diri Sendiri Selama Menikah, Ini Alasan Gugat Cerai
-
Tak Tutupi Kehamilan Menantu, Eva Manurung Ungkap Jenis Kelamin Calon Anak Virgoun
-
Ogah Foto Gratisan, Pinkan Mambo Todong Fans Pakai Kantong Kresek: Duitnya Mana?
-
Syekh Ahmad Al Misry Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis, Ini Kronologi dan Pengakuan Korban
-
Syekh Ahmad Al Misry Diduga di Mesir, Pengacara Korban Pelecehan Sejenis Desak Agar Dijemput
-
Shenina Cinnamon Opname saat Hamil karena Hyperemesis Gravidarum, Apa Itu?
-
Lagu Erika Viral karena Lecehkan Perempuan, HMT ITB Resmi Minta Maaf dan Tarik Konten
-
GIGI Akui Ada Perbedaan Pendapat dan Gesekan, Pastikan Thomas Ramdhan Batal Hengkang